Terjaring Razia di Lokalisasi, Seorang Kakek di Polman Coba Sogok Petugas

Konfrontasi - Seorang kakek berinisial KR (71) kepergok bersama seorang wanita, DM (25), di lokasi prostitusi Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Kakek ini mencoba menyuap polisi saat kamarnya digerebek. 

Saat terjaring petugas, KR, yang mengaku berasal dari salah satu desa di Kecamatan Matakali, membantah berbuat mesum, lantaran mengaku belum melakukan apa-apa. Kakek KR juga mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di lokasi itu.

"Kami belum apa-apa, kami baru mau main," ucap kakek KR di lokasi prostitusi tersebut, Jumat (13/12/2019).

Dia mengaku terpaksa ke tempat tersebut karena syahwatnya tak lagi terbendung. Kepada petugas, dirinya mengatakan sudah tak berhubungan dengan istrinya sejak 3 tahun lalu.

"Terpaksa, Pak. Soalnya, sudah 3 tahun saya tidak melakukan hubungan karena istri saya sakit menderita gangguan jiwa," jawab KR kepada petugas gabungan yang terdiri atas Satpol PP, polisi, dan aparat kecamatan.

Karena takut dan merasa malu saat terjaring razia, KR sempat berupaya menyogok polisi agar dilepaskan. Dia meminta agar tak dibawa ke kantor polisi.

"Kita ambil saja uangku, Pak, tapi lepaskan. Tidak usah kita bawa ke kantor polisi, menyesal aku," ungkap KR sambil menunjukkan uang Rp 130 ribu.

Namun petugas tak tergoda oleh uang sogok KR. Petugas tetap memboyongnya ke Mapolsek Wonomulyo bersama wanita dan mami muncikarinya, yaitu NR (40). Kanit Binmas Polsek Wonomulyo IPTU Soewarno menjelaskan NR sudah berulang kali berurusan dengan polisi.

"Memang perempuannya pemain. Yang satu itu muncikari dan sudah sering kali diamankan, sudah buat pernyataan, tapi mengulangi lagi perbuatannya " jelas Soewarno.

Dia juga heran mengapa lokasi prostitusi ini masih beroperasi. Padahal tempat ini sudah pernah dibongkar Satpol PP Polman.

"Sebenarnya tempatnya (tempat prostitusi) sudah berulang kali dibongkar bersama Satpol PP, tapi masih juga beroperasi " pungkas Soewarno. (dtk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...