Tanjung Adikarto Kulon Progo Siap Diuji Coba

Konfrontasi - Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan Pelabuhan Tanjung Adikarto di Kabupaten Kulon Progo siap diuji coba pada Januari 2016.

"Sesuai konsep kami, uji coba Pelabuhan Tanjung Adikarto bisa dilaksanakan pada Januari mendatang (2016)," kata Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY Suwarman Partosuwiryo di Yogyakarta, Selasa (29/12).

Menurut Suwarman proses pengerjaan proyek Pelabuhan Tanjung Adikarto hingga kini telah mencapai sekitar 80 persen. Pengerjaan yang sudah selesai di antaranya seperti pengerukan kolam alur pelabuhan, serta pembuatan "break water" atau pemecah ombak di sisi Barat pelabuhan yang memiliki panjang 250 meter.

Sementara yang masih belum selesai yakni pengerukan kolam pelabuhan, dan pembangunan pemecah ombak di sisi Timur pelabuhan itu. "Untuk "break water" bagian Timur yang seharusnya memiliki panjang 300 meter,masih kurang 80 meter lagi," kata dia.

Meski demikian, ia optimistis selain dapat diuji coba pada Januari 2016, DKP DIY juga akan dapat melakukan "soft launching" Pelabuhan Tanjung Adikarto sesuai target, pada Februari 2016.

"Meski sekarang belum selesai seratus persen kami akan tetap berupaya agar pelabuhan itu dapat segera digunakan pada 2016," kata dia.

Menurut Suwarman dalam uji coba pelabuhan itu akan menggandeng beberapa nahkoda kapal profesional dari berbagai daerah seperti Pacitan, Banyuwangi, Tegal, serta Cilacap.

Sebelum melakukan uji coba di laut, menurut dia mereka akan melakukan pengamatan dari darat untuk memetakan arah ombak. Selanjutnya para nelayan dengan dibimbing para nahkoda profesional akan mencoba mengoperasikan kapal ke pelabuhan.

"Dalam tahap uji coba nanti kapal yang diturunkan ke pelabuhan baru kapal tempel (kecil) serta kapal dengan berat 5-30 gross ton (GT) saja," kata dia.

Saat Pelabuhan Tanjung Adikarto sudah siap digunakan secara menyeluruh, menurut dia, kapal penangkap ikan dengan ukuran besar dari lokal DIY maupun daerah lainnya diperbolehkan masuk dan berlabuh di pelabuhan itu.

"Kapal-kapal dari luar daerah juga diizinkan berlabuh di Adikarto. Kapal yang masuk bisa mencapai maksimal 150 GT," kata dia.

Dengan dioperasikannya Pelabuhan Tanjung Adikarto tersebut, ia juga optimistis perolehan produksi ikan tangkap 2016 akan berani ditargetkan lebih tinggi dari target 2015 mencapai 6.900 ton. (rol/ar)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...