Tak Terima Diputuskan Kekasih, Remaja Putri 16 Tahun Bersimbah Darah

Konfrontasi - Warga Dusun Sungai Santan, Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku, Indragiri Hulu, Riau, digegerkan kematian JM, remaja putri berusia 16 tahun. Ia ditemukan tak bernyawa dengan tubuh penuh luka di rumahnya.

JM diduga dibunuh kekasihnya sendiri, Rido Agus Ramadan, yang tidak terima korban memutuskan hubungan mereka.

"Motif pembunuhan karena korban tidak mau lagi menjadi kekasih pelaku," kata Perwira Urusan Subbagian Humas Kepolisian Resor Indragiri Hulu Inspektur Satu Yarmen Djambak, Minggu (6/11/2016).

Yarmen menceritakan, peristiwa terungkap saat tetangga korban, Darlifah, 30 tahun, dan Wahyu, 24 tahun, mendatangi rumah korban dan melihat korban sudah tidak bernyawa dengan penuh luka di tubuhnya. Ketika itu rumah korban dalam keadaan sepi karena orang tua korban tengah berada di kebun.

Kejadian itu spontan mengundang perhatian masyarakat. Warga yang berkerumun di rumah korban kemudian memberi tahu ayah korban Sopyan Hadi, 46 tahun, tentang kondisi anaknya. 

Ayah korban selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Sektor Batang Cenaku. "Korban meninggal dengan kondisi luka dan ada darah yang diindikasikan telah dibunuh oleh orang lain," ucap Yarmen. 

Hasil penyelidikan, pelaku pembunuhan mengarah ke Rido Agus Ramadan. Tidak butuh waktu lama, tiga jam setelah pembunuhan, Rido berhasil diringkus.

"Pelaku telah diamankan dan dibawa ke Polres Indragiri Hulu untuk penyidikan lebih lanjut," katanya. (tmp/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...