Sudah 6 Kali Bikin Party yang Sama, Komunitas Gay ‘Hot Space Indonesia’ Berdiri Sejak 2018

Konfrontasi - Polisi terus melakukan mendalami kasus penggerebekan pesta gay di Apartemen Kuningan Suite.

Pasalnya dari hasil pendalaman, ternyata 9 tersangka penyelenggara itu sudah lebih dari satu kali menggelar pesta seks tersebut.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2020).

“Pengakuannya sudah 6 kali (gelar pesta seks) di tempat yang berbeda dengan modus yang sama,” kata Yusri.

Yusri menyebut, puluhan gay ini tergabung dalam satu komunitas di grup whatsApp bernama Hot Space Indonesia.

Grup komunitas gay itu dibuat para penyelenggara sejak tahun 2018 lalu. Di mana mereka merekrut anggota yang bersedia melakukan hubungan sesama jenis.

“Grup itu berdiri sejak Februari 2018. Kalau mau pesta seks. Mereka promosikan di grup itu kurang lebih 1 bulan. Kegiatan dilakukan mereka membuat undangan melalui medsos,” ungkap Yusri.

Kini 47 peserta gay masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Atas perbuatannya, 9 tersangka Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 33 Jo Pasal 7 dan atau Pasal 36 Jo pasal 10 Undang Undang No. 44 Tahun 2008 dengan ancaman penjara paling singkat 2 tahun dan paling lama 15 tahun.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggerebek sebuah apartemen di bilangan Jakarta Selatan. Apartemen tersebut diduga dijadikan sebagai tempat pesta penyuka sesama jenis alias gay.

Penggerebakan itu berawal dari laporan masyarakat setempat. Pasalnya akses untuk masuk ke apartemen tersebut sangat ketat. Namun, karena berkat bantuan security tim akhirnya bisa masuk ke tempat tersebut.

Dari penggerebekan itu, puluhan orang yang terjaring dalam pesta gay tersebut. Namun hanya Sembilan orang yang ditahan.

“Kalau yang diamankan banyak. Tapi sementara yang dilakukan penahanan hanya ada sembilan orang ya,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan. (pj1/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...