Setahun Pacaran, Mulut Sang Gadis Ditendang Akibat Foto Janda

Konfrontasi - Seorang pemuda berinisial AP dilaporkan ke polisi karena diduga telah menganiaya pacarnya sendiri Tyaras (19) di malam tahun baru. AP memukul pacarnya karena didesak untuk menghapus fotonya bersama seorang janda di Facebook.

Seorang remaja putri Deska Tyaras (19) warga Jalan Gotong Royong, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang, dianiaya oleh pacarnya gara-gara tidak senang melihat sang pacar foto bareng janda.

Mendapatkan perlakuan kasar dan tidak menyenangkan, korban yang merupakan warga Gotong Royong, Kelurahan Srijaya Palembang melapor ke polisi, Jumat (1/1/2021).

Penganiayaan tersebut terjadi di rumah pelaku, di Jalan Kopral Amin III, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Jumat (1/1/2021) dini hari sekitar pukul 01:00 WIB.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di bagian bibirnya. Dijelaskan Deska, kejadian bermula saat ia mengetahui pacarnya berinisial AP sedang dekat dengan seorang janda.

Kemudian ia beberapa kali menyuruh pacarnya untuk mengganti foto profil Facebooknya, agar memasang foto mereka berdua. 

Saat malam tahun baru, korban mendatangi rumah pacarnya untuk meminta agar memasang foto profil di Facebook dengan foto mereka berdua, namun pacarnya malah menganiaya.

"Lantaran dia tidak mendengarkan omongan saya, kemudian tadi malam saya datangi rumahnya. Setelah pintu dibuka keluarganya lalu saya langsung membangunkannya agar segera mengganti foto profilnya," ujar Deska, Jumat (1/1/2021).

Terlapor kemudian marah dan menyuruh korban untuk pulang. "Dia langsung menendang mulut saya sebanyak dua kali," katanya. Tidak ada yang memisahkan korban, lantaran keluarga terlapor sudah tidur.

"Alasan saya menyuruh dia ganti foto profil karena saya ingin melihat keseriusan dia. Apakah dia mau menikahi saya, atau malah mau sama janda itu," katanya.

Diketahui korban dan terlapor sudah pacaran kurang lebih satu tahun."Saya tidak pernah bertemu dengan janda itu, tapi saya hanya tau kabar dari orang-orang saja. Sifat terlapor berubah dan tidak seperti dulu lagi," katanya. 

Koban berharap laporannya ditindaklanjuti Unit Reskrim Polrestabes Palembang. "Saya harap agar terlapor dapat bertanggung jawab atas perbuatannya. Karena saya telah dianiya hingga mengalami luka," katanya. (inw/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...