Selisih Paham, Mantan Anggota TNI yang Dipecat Bakar Rumah dan Todong Istri Pakai Senpi

Konfrontasi - Jajaran Polsek Lubuklinggau Utara menangkap seorang pria bermama Dedek Rahmadi alias Dedek (35). Dedek diketahui seorang mantan prajurit TNI AD yang tega mengancam istrinya dengan senjata api (senpi) rakitan.

Tak hanya itu, mantan anggota TNI itu juga dengan sengaja membakar rumahnya sendiri yang berada di RT 03 Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel). Hasilnya, rumah dan seisinya habis dilalap api.

"Dia ditangkap di rumah orangtuanya di daerah Palembang setelah dua bulan kabur," kata Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Horison Manik, Sabtu (25/4/2020).

Horison menambahkan, insiden itu terjadi pada Sabtu (29/02/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu terjadi selisih paham dan cekcok mulut antara pelaku dan istrinya bernama Roswita (39) yang merupakan PNS Bidan Puskesmas Petanang.

"Dalam pertengkaran itu, pelaku mengancam istrinya dengan menggunakan senjata api rakitan miliknya dan sempat menembakkan sebanyak dua kali ke arah Roswita. Untungnya, tembakan itu tidak menimbulkan letusan," kata dia.

Lebih lanjut Horison mengatakan, perbuatan pelaku itu membuat istrinya ketakutan. Sang istri kemudian pergi dari rumah menuju rumah orangtuanya yang ada di kelurahan yang sama.

Sore harinya, kata Horison, sekitar pukul 18.15 WIB, Dedek menyusul dan mengajak istri dan anak-anak untuk pulang ke rumah. Tetapi Roswati menolak karena masih takut dengan ancaman Dedek yang akan menembaknya.

Kemudian ibu Roswati yang merupakan mertua pelaku, meminta pelaku untuk membiarkan istrinya tinggal sementara di rumahnya.

"Ternyata, permintaan mertuanya itu justru membuat Dedek marah dan mengancam jika istrinya tidak pulang maka rumah mereka akan dibakar," katanya.

Kemudian pelaku pulang ke rumah dengan mengajak anak-anaknya. Setelah sekitar 30 menit menunggu di rumah, ternyata istrinya tidak kunjung pulang. Hal itu membuat Dedek naik pitam dan masuk ke kamar untuk melakukan ancamannya.

Di dalam kamar, Dedek menarik seprai kasur dan menggulung-gulungnya, kemudian membakar seprai itu dengan korek api gas.  Setelah seprai terbakar, pelaku yang sudah kalap merobohkan lemari anaknya yang berada di ruang tamu.

Selesai melakukan aksinya, pelaku pun pergi dengan membawa anaknya ke arah Tegal, Jawa Tengah, sementara api masih membakar rumahnya.

Melihat kejadian itu, saudara Roswati, Idil Kartika (47) yang tinggal di dekat rumah pelaku tidak tinggal diam. Dia melaporkan Dedek ke kantor polisi. Atas laporan tersebut, aparat kepolisian turun ke lokasi dan melakukan penyelidikan.

Setelah dua bulan melakukan penyelidikan, lanjut Horison, polisi akhirnya mendapatkan jejak Dedek. Dari Tegal ternyata Dedek melanjutkan perjalanan ke Malang, Jawa Timur, dengan tujuan rumah keluarganya dan tinggal sementara di sana. 

Kemudian pada akhir Maret, Dedek kembali ke rumah orangtuanya di Palembang. Pada Selasa (21/04/2020) polisi melakukan pengejaran di Palembang.

"Kami langsung berangkat ke Palembang, sampai akhirnya berhasil menangkap pelaku saat sedang lelap tidur,” kata Horison.

Saat melakukan penggeledahan, polisi berhasil mengamankan sepucuk senjata api rakitan laras pendek beserta amunisinya sebanyak empat butir. (inws/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...