25 September 2018

Ratusan Rumah di Kampung Pulo Terendam Banjir

KONFRONTASI - Banjir akibat luapan Kali Ciliwung menggenangi ratusan rumah yang berada di tujuh RW di Kelurahan Kampung Melayu, Sabtu (16/8) pagi. Ketua RT 03/03, Kelurahan Kampung Melayu, Budi mengatakan, banjir dari luapan Kali Ciliwung mulai masuk ke permukiman sejak pukul 03.00 WIB. Hingga sekitar pukul 09.00 WIB, air setinggi lebih dari 150 cm masih menggenangi ratusan rumah warga yang berada di bantaran Kali Ciliwung ini.

"Air mulai masuk tadi subuh, sampai sekarang masih sekitar 150 cm," kata Budi saat ditemui di rumahnya, Sabtu (16/8) pagi.

Dikatakan Budi, setiap perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, warga di Kampung Pulo biasanya menggelar berbagai perlombaan di sebuah lapangan yang berada di tengah permukiman. Namun jika banjir tak juga surut, Budi menyatakan, warga terpaksa menggelar perlombaan di sisi Jalan Jatinegara Barat.

"Biasanya di lapangan bikin panjat pinang, pukul kendi, dan lainnya, tapi kalau masih banjir juga bikin lomba futsal untuk anak-anak di sisi jalan," katanya.

Selain di sisi jalan, panitia peringatan HUT Kemerdekaan RI pun berencana tetap menggelar perlombaan di dalam kawasan permukiman. Namun perlombaan yang digelar berbeda dari biasanya. Panitia berencana menggelar perlombaan yang berkaitan dengan banjir.

"Seperti lomba berenang, pukul bantal di atas air banjir, atau lomba menangkap bebek," kata Bahrudin, salah seorang Panitia perayaan 17 Agustus di Kampung Pulo.

Camat Jatinegara, Syofian Taher berharap banjir akibat tingginya intensitas hujan di daerah hulu Kali Ciliwung, seperti Bogor dan Depok ini dapat segera surut. Dengan demikian, warga tetap dapat merayakan HUT Kemerdekaan RI dengan nyaman tanpa harus khawatir akan datangnya banjir.

"Sepengetahuan saya ini pertama kalinya perayaan HUT Kemerdekaan berbarengan dengan banjir. Semoga banjir cepat surut agar warga dapat beraktifitas kembali," katanya. [ian/bs]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  



Berita lainnya

loading...