Polres Depok Amankan 22 Pelaku Tawuran Hingga Preman

Konfrontasi - Polresta Depok menggelar operasi cipta kondusif berhasil mengamankan puluhan pelaku kasus tawuran, pencurian, penganiayaan, dan preman.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Depok Kompol Agus Widodo mengatakan dengan melibatkan kekuatan 138 personil dari semua satuan fungsi menggelar patroli serta operasi dalam antisipasi kriminalitas, tawuran warga dan balap liar.

Hasilnya sebanyak 22 orang berhasil diamankan yaitu 14 remaja pelaku tawuran, lima preman, dua pelaku pencuri burung dan hp,serta seorang pelaku penganiayaan.

Menurut Kompol Agus, para pelaku diamankan dari sejumlah lokasi operasi yang digelar anggota.

“Sepuluh remaja berhasil diamankan di kawasan Grand Depok City Cilodong, lalu empat pelajar diduga akan tawuran diamankan di Jalan Raya H.Nurdin-Jembatan Loh kawasan Cipayung Pancoran Mas, sedangkan para preman dan pelaku pencurian diamankan dari operasi tertutup anggota,”ujarnya kepada Poskotanews.com usai dikonfirmasi, Minggu (16/4/2017) sore.

Untuk pelaku pencuri HP yang diamankan petugas yaitu AK,24, warga Bojonggede dan FD,25, warga Limo. Sedangkan pelaku penganiayaan DK,36, warga Sawangan Baru.

“Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu satu ekor burung love birt, dua sangkar, satu jaket, satu hp merk Asus, jaket biru,tujuh senjata tajam jenis celurit, sabit, dan bambu runcing, 15 STNK motor yang ketilang, minuman keras, serta uang receh Rp30.500,” bebernya.

Mantan Kapolsek Sukmajaya ini menambahkan operasi cipta kondusif digelar rutin di titik rawan gangguan kamtibmas.

“Tanpa partisipasi dan kerjasama masyarakat guna menjaga situasi Depok aman dan kondusif tidak dapat terwujud. Kini Polresta Depok mempunyai aplikasi keamanan halo polisi dan panic button jika ada kejadian bisa melapor dan anggota akan langsung berada di lokasi,” tutupnya. (pskota/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA