20 August 2019

Polisi Grebek Pabrik Ekstasi Berbahan Ekstrak Kopi dan Obat Warung

Konfrontasi - Satuan Narkoba Polres Bogor membongkar pabrik rumahan atau home industry pil ekstasi di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ekstasi yang diedarkan untuk wilayah Jabodetabek ini merupakan campuran bahan kimia cair, obat-obat warung, dan ekstrak kopi.

"Mereka buat pil ekstasi ini dengan alat cetak khusus yang dipesan dari luar negeri. Dengan alat ini, mereka mampu memproduksi sampai 500 butir dalam sekali produksi," kata Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Andri Alam Wijaya di Mapolres Bogor, Jumat (19/7/2019).

Andri Alam mengatakan pabrik ekstasi rumahan itu sudah berdiri sejak sebulan lalu. Setelah dilakukan tes laboratorium, diketahui ada kandungan ekstrak kopi dan parasetamol yang biasa dijual di warung-warung. Kandungan ini menambah risiko atau bahaya bagi si pengguna.

"Dari hasil tes laboratorium, bahan kimia salah satunya ada kandungan sabu amfetamin metamfetamin, di situ juga ada beberapa cairan, dan juga obat-obat warung jenis parasetamol. Kemudian ditambah juga ada ekstrak kopi sehingga dari hasil lab tersebut keluar ada kandungan dari kafeinnya," papar Andri Alam.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap 3 tersangka. Ketiga tersangka memiliki peran yang berbeda-beda dalam pabrik ekstasi tersebut.

"Ada yang berperan di bagian produksi, ada pemesan mesin, kemudian ada yang memasarkan," terangnya.

"Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2, 112 ayat 2, dan 113 karena memproduksi sehingga ancaman hukumannya berat, antara 20 tahun hingga seumur hidup," sambungnya. (dtk/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...