17 August 2018

Persatuan antara Korsel dan Korut Dimulai dari Olahraga

KONFRONTASI -  Pasangan ganda campuran tenis meja yang terdiri dari satu atlet Korea Utara (Korut) dan satu atlet Korea Selatan (Korea Selatan) menjadi tim 'Korea Bersatu' pertama yang meraih medali emas selama hampir 30 tahun.

Jang Woo-jin dari Korsel dan Cha Hyo Sim dari Korut mengalahkan pasangan China 3-1 pada turnamen Korea Terbuka di Daejon.

Kemenangan mereka tercatat sebagai sejarah mengingat terakhir kalinya tim olahraga Korea Bersatu meraih gelar juara terjadi pada 1991 lalu, juga di cabang olahraga tenis meja.

"Sorakan dari penonton membuat saya merinding," kata Jang sebagaimana dikutip BBC.com, Minggu (22/7/2018).

Dia mengaku melihat Hyo Sim menangis saat upacara (pengalungan medali) dan hal itu membuat dirinya patah hati, karena harus mengucapkan selamat tinggal dalam waktu dekat," ujarnya.

Tim Korea Bersatu menurunkan empat pasang atlet pada Korea Terbuka. Selain ganda campuran Woo-jin dan Hyo Sim yang meraih medali emas, pasangan ganda putra merebut medali perunggu.

Berpadunya Korsel dan Korut di pentas olahraga merupakan yang kesekian kalinya terjadi tahun ini. Pada Februari lalu, kedua negara mengikuti upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin sebagai satu kontingen di belakang satu bendera.

Dua bulan berikutnya, Presiden Korsel, Moon jae-in menggelar pertemuan dengan Pemimpin Korut, Kim Jong-un, dan pada kesempatan itu mereka berikrar meningkatkan kerja sama di bidang olahraga.

Oleh karenanya, kontingen gabungan Korut-Korsel kembali dapat disaksikan dalam Asian Games di Jakarta-Palembang pada Agustus mendatang. Mereka akan berlaga dalam cabang olahraga kano, mendayung, dan bola basket kategori putri.(Jft/Bisnis)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


loading...