10 December 2018

Pemakai Tembakau Gorilla Prilakunya Seperti Gorilla

KONFRONTASI-Tembakau gorilla telah dimasukkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai narkotika dalam Permenkes No 2/2017 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika. Kepala BNN, Komjen Budi Waseso menjelaskan efek dari pemakaian tembakau ini adalah penggunanya berperilaku seperti 'gorila'.

"Istilah gorila bilamana pemakainya itu langsung perilakunya kaya gorila," jelas pria yang akrab disapa Buwas, saat ditemui di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2017).

Buwas pun memberi contoh dengan kasus oknum pilot maskapai Citilink diduga menggunakan tembakau gorila. "Kan itu seperti yang teman-teman lihat pilot yang terkontaminasi oknumnya. Yang terkontaminasi sudah kaya gorila," ujarnya.

Menurut jenderal bintang tiga ini, efek samping dari pemakaian gorila bertahan selama sembilan jam. "Hasil sementara ada sembilan jam dari aksi bertahan tapi penggunannya begitu sekali pakai dia akan ketagihan dan cari lagi," tuturnya.

Saat ini, Buwas mengaku sudah mengetahui asal tembakau ini, yaitu dari China. Jaringan narkoba jenis ini merupakan jaringan internasional. Menurutnya, yang berbahaya dari tembakau ini adalah campurannya, yaitu berupa narkotika sintetis.

"Ya internasional karena itu produknya salah satunya dari China berupa cair dan bubuk yang kita temukan. Pengirimannya bisa via pos dan macam-macam," pungkasnya.[mr/dtk]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...