Pelukan, Terapi Jantung dan Seksual

Konfrontasi – Fakta ilmiah yang mengatakan tubuh manusia memiliki caranya sendiri dalam menyembuhkan penyakit bukan isapan jempol. Metode berpelukan dipercaya memberi ‘vitamin’ berupa rasa nyaman dan menenangkan.

Ahli konselor kesehatan, Jodi Geigle menyetakan fungsi personal berpelukan bukan hanya menjaga hubungan antar sesama tetapi juga melindungi diri dari penyakit. Berpelukan bisa meningkatkan daya tahan tubuh karena produksi  hormon oksitosin tetap berlanjut. Hormon ini menimbulkan rasa senang saat sitem imun atau daya tahan tubuh membaik.  Semakin banyak oksitosin meningkat maka kondisi  tubuh semakin kuat menahan virus penyakit.

Selain itu, berpelukan mampu menjaga kesehatan jantung karena risiko tekanan darah, stres, dan kegelisahan menurun. Jodi mengungkapkan sentuhan dari pelukan ibu berhasil mengurangi detak jantung anak-anak yang ketakutan atau kesakitan.

Para peneliti University of Toronto menemukan pasangan berpelukan seusai bercinta juga memiliki kualitas rumah tangga yang lebih harmonis. Pelukan diyakini berperan dalam menguatkan emosional dan seksual setiap pasangan.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...