Pelanggan Prostitusi Artis Kebanyakan Konglomerat dan Ekspatriat, Mucikari RA Bukan Pemain Biasa

KONFRONTASI - Prostitusi online kelas atas yang ditawarkan RA, banyak dikonsumsi oleh berbagai kalangan seperti konglomerat dan ekspatriat. RA diketahui merupakan seorang mucikari yang menawarkan penjaja seks dengan melibatkan artis.

"Kebanyakan pelanggan dari RA adalah orang yang berduit, seperti orang luar negeri atau ekspatriat dan banyak juga konglomerat lokal berduit yang menyewa perempuan koleksi RA," ujar Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Audie Latuheru Minggu, 10 Mei 2015.

Audie menyebutkan, RA mengaku memiliki koleksi sekira 200 perempuan bisyar yang bertarif Rp80-200 juta.

"Dia (RA) ini bukan lagi pemain biasa. Mereka biasa melayani para orang berduit dan juga pesanan luar negeri. Jarak dan waktu penyewaan menentukan besaran harga perempuan tersebut," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan RA, Audie juga mengatakan jika penyebaran pelayanan prostitusi kelas atas ini sudah sampai jaringan luar negeri, seperti Boston, Amerika Serikat, dan Thailand.

Mengenai siapa saja pelanggan pemakai jasa prostitusi artis kelolaan RA, Audie enggan menjelaskan lebih detil. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap RA terkait sindikatnya. Hal ini berkaca dari sepak terjangnya dengan banyaknya pesanan dalam satu hari.

"Pesanannya setiap hari banyak, jadi dia sibuk urus prostitusi ini. Kita dalami lagi, apa ada keterlibatan sindikat yang lebih besar atau tidak, dan apakah ada orang lain yang ikut bermain bersama tersangka," ujar Audie.[ian/vvn]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA