Pelaku Mesum Jalani Hukuman Cambuk

Konfrontasi - Sebanyak sembilan orang dicambuk di halaman Masjid Agung Al Falah, Sigli, Kabupaten Pidie, karena terbukti melanggar qanun (Perda) tentang syariat Islam.
 
Empat di antara terpidana dicambuk atas kasus mesum (khalwat) masing-masing berinisial NP (40) dengan kekasihnya berinisial ZI (34), dan MM (34) dengan pasangannya ER (28).
 
"Dua pasangan ini masing-masing dicambuk tujuh kali," kata Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (Polisi syariah) Kabupaten Pidie, Sabaruddin Hasan kepada wartawan, Senin (1/2/2016).
 
Lima terpidana lainnya dieksekusi masing-masing lima kali cambuk, karena terbukti melakukan perjudian atau maisir. Mereka berinisial YU (40), FR (35), ZM (27), YR 40), dan MY (37).
 
"Prosesi pencambukan, berjalan dengan lancar dan disaksikan sejumlah masyarakat serta pejabat setempat. Sebelum dicambuk terpidana dinyatakan sehat," sambungnya.
 
Menurutnya, semua terpidana merupakan warga Aceh beragama Islam. Mereka ditangkap di lokasi dan waktu berbeda dalam wilayah hukum Pidie.
 
Mahkamah Syari'ah Sigli sudah memutuskan kesembilannya melanggar qanun syariat Islam tentang khalwat dan maisir, dan dihukum cambuk.
 
Sabaruddin mengatakan, hukuman cambuk ini harus menjadi pelajaran bagi semua orang agar tidak berbuat maksiat dan menaati syariat Islam yang sedang dijalankan di Aceh.(pkrnrkt/ar)
 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...