Nyepi Membuat Bandara Ngurah Rai Hemat Rp154 Juta

Konfrontasi - Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, menghemat pemakaian listrik sekitar Rp154 juta selama bandara ini ditutup 24 jam menyambut Hari Raya Nyepi, esok.

Pelaksana Tugas Sementara General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Subakir, di Kuta, Kabupaten Badung, Selasa (8/3), menyebut angka itu sebagai rata-rata biaya operasional harian yang dikeluarkan pengelola bandara.

Selain listrik, salah satu bandara tersibuk di Indonesia itu juga menghemat pemakaian air sebesar Rp17 juta dan telepon Rp12 juta yang biasa dikeluarkan sebagai biaya operasional sehari-hari.

Operasional bandara yang baru saja meraih predikat bandara terbaik se-Asia Pasifik itu berhenti mulai esok pagi pukul 06.00 WITA hingga lusa pagi pukul 06.00 WITA.

Penutupan bandara telah diinformasikan kepada seluruh pelaku penerbangan di dunia lewat surat peringatan kepada pelaku penerbangan atau "Notice to Airmen" (Notamn) bernomor A-0087/16 yang dipublikasikan sejak 15 Januari 2016.

Menghormati Hari Raya Nyepi, Ngurah Rai selalu ditutup 24 jam sejak 2000. (rol/ar)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA