Mulai 2017, Setiap Calon Pengantin Harus Sumbang Bibit Pohon

KONFRONTASI - Mulai 2017, setiap calon pengantin di Kabupaten Bandung yang akan menikah diwajibkan menyumbang dua bibit pohon. Sumbangan bibit pohon ini nantinya akan digunakan untuk mengembalikan fungsi hutan yang selama ini sudah terjadi kerusakan lahan.

Persyaratan sumbangan bibit pohon ini pun segera disosialisasikan ke masing-masing Kantor Urusan Agama di wilayah kerja Kementeria Agama Kabupaten Bandung.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Kementerian Agama Bandung. Nanti, mulai 2017, akan diterapkan persyaratan menyumbang dua pohon untuk calon pengantin yang hendak menikah. Persyaratan ini nantinya akan disosialisasikan ke setiap KUA di Kabupaten Bandung,” ungkap Bupati Bandung, Dadang M. Naser, Minggu 18 Desember 2016.

Dijelaskan Dadang, rencana ini tinggal menunggu untuk disahkan dalam aturan Kemenag Kabupaten Bandung. Pemerintah Kabupaten Bandung, lanjut Dadang, segera melayangkan surat sebagai persyaratan administratif ke Kemenag Kabupaten Bandung.

Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung itu, dikatakan Dadang, sebagai upaya nyata dalam mengembalikan fungsi kawasan hulu Sungai Citarum menjadi kawasan Hutan Raya. Dalam upaya tersebut, dibutuhkan partisipasi semua pihak, mulai dari Perhutani, PT Perkebunan Nusantara VIII, petani di kawasan hulu Sungai Citarum, dan masyarakat luas untuk menghijaukan kawasan hulu Citarum yang sudah rusak parah.

Program “Restorasi Citarum” yang saat ini sudah dicanangkan Bupati Bandung, hingga saat ini baru menanam 50.000 pohon berbagai jenis di sempadan Sungai Citarum dari titik 0 hingga 10 kilometer Sungai Citarum.(Juft/PR)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...