Marak Lomba Lari Malam di Solo, Wali Kota Siapkan Sanksi Bersihkan Sungai

KONFRONTASI-Berolahraga lari memang dianjurkan untuk rutin dilakukan demi menjaga kebugaran di tengah pandemi Covid-19. Namun, jika dilakukan beramai-ramai tentu menyimpan potensi penularan yang cukup besar.

Inilah yang tengah jadi perhatian Pemerintah Kota Solo. Karena belakangan ini marak lomba lari yang di jalanan umum dan dilakukan pada malam hari.

Kegiatan yang berpotensi terjadi kerumunan ini, menurut Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, jelas sangat dilarang. Jika mereka masih nekat, nanti akan dirazia dan mendapat hukuman membersihkan kali (sungai) Pepe selama sehari.

"Saat ini sudah kita tertibkan. Jika masih ngeyel (nekat) nanti disuruh bersihkan sungai Pepe sehari," tegas Walikota, Selasa siang (22/9), seperti dilansir RMOLJateng.

Rudi, begitu pria berkumis ini biasa disapa, pun memberikan saran. Jika ingin membuat kegiatan (lomba) lari agar membuat izin tertulis kepada Walikota. Nanti akan difasilitasi lokasinya.

"Kalau mau lari ya silahkan membuat surat ke Walikota. Pemkot kan punya stadion Sriwedari. Silahkan (buat surat) daripada dijalan menurut saya kan hanya mencari sensasi saja," tandasnya.(mr/rm)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...