Mantan Karyawan Bobol Kantor PSDA Sidrap, Alat Bangunan Hingga Laptop Digasak

KONFRONTASI- Jajaran Satreskrim Polres Sidrap meringkus pria bernama Iccang (30) lantaran diduga membobol Kantor Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sidrap pada Minggu (21/6/2002) lalu. Pelaku belakangan diketahui merupakan mantan pekerja di kantor dinas tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika mengatakan pelaku diamankan di Kampung Arawa, Kecamatan Wattangpulu, Kabupaten Sidrap pada Rabu (24/6/2020) siang tadi. Pelaku diketahui mencuri banyak inventaris kantor, mulai dari gerobak, sekop hingga laptop.

"Dari bukti-bukti dan keterangan saksi di lokasi kejadian, tim lapangan kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan terduga pelaku," ucap Benny dilansir SINDOnews.

Pengungkapan aksi pencurian dengan pemberatan ini terkuak setelah salah satu petugas kantor tersebut melapor ke polisi. Pelapor bernama Asri menemukan kejanggalan di dalam kantor saat akan bertugas.

Saat masuk kantor, Asri melihat sejumlah sejumlah invetaris kantor hilang. Inventaris itu berupa perkakas atau alat bahan bangunan seperti sekop dan gerobak dorong hingga laptop.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, lanjut Benny, pelaku beraksi dengan cara membobol pintu masuk kantor. Pelaku diduga telah memetakan kondisi kantor lebih awal sebelum melancarkan aksi kejahatannya.

"Pelaku masuk ke dalam dengan cara merusak (mencungkil) pintu kantor dan masuk ke dalam ruangan," jelasnya.

Setelah merasa berada dalam kondisi aman, pelaku kemudian melanjutkan aksinya dengan mencungkil pintu ruangan tempat penyimpanan brankas, lemari, serta laci meja.

"Pelaku mengambil barang berupa tiga unit laptop. Beberapa hari kemudian, kembali terjadi pencurian berupa puluhan buah sekop dan gerobak yang juga merupakan barang PSDA," imbuh Benny.

Belakangan diketahui, bahwa pelaku pernah bekerja di lingkungan kantor setempat. Pelaku dengan leluasa masuk karena telah mengetahui seluk beluk kantor. Aksi pelaku dilakukan beberapa kali, sebelum aksi terakhir, yang dilaporkan oleh petugas kantor PSDA pada pekan lalu.

Lebih lanjut kata Benny, pelaku saat ini masih diamankan di Mapolres Sidrap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sementara penyelidikan kasus ini ditegaskan Benny, masih terus berjalan. Polisi masih akan melakukan pendalaman untuk mengungkap dugaan keterlibatan orang lain, selain pelaku.

Barang bukti, satu unit laptop, tiga buah gerobak dorong pengangkut material bangunan dan 57 buah sekop juga telah diamankan petugas. "Pada saat ini terduga pelaku menjalani pemeriksaan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ucap mantan Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar ini.[mr/snd]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...