Lumpia dan Nasi Goreng Usir Udara Musim Dingin Moskow

KONFRONTASI-Kuliner Indonesia Lumpia Semarang, sate ayam, lontong, bakwan, nasi serta mi goreng memeriahkan Winter Bazaar 2015 yang digelar di Hotel Radisson Slavyanskaya, Moskow.

Bazar yang diadakan International Womens Club of Moscow (IWC) diikuti lebih 60 perwakilan asing di Moskow termasuk KBRI Moskow yang dimotori anggota Dharma Wanita Persatuan.

Siaran pers Pensosbud KBRI Moskow menyebutkan tim Dharma Wanita dalam Winter Bazaar juga menampilkan barang kerajinan, batik, kipas batik, syal batik, pakaian songket, bros wayang, pembatas buku wayang dan ukiran kayu dari Bali.
Kopi instan asal Indonesia juga laris pembeli.

"Abang" Jakarta Utara 2015, Duan Akelyaman, bersama "None" Tiara Mandalika Wangsadiria, mahasiswi Russian University of People's Friendship (RUDN) aktif mempromosikan kuliner dan kerajinan khas Indonesia kepada pengunjung.

Sementara itu di ruang teater hotel Radisson, siswa-siswi Sekolah Indonesia Moskow unjuk kebolehan dengan menampilkan tari Ondel-Ondel yang mendapat aplus meriah dari ratusan penonton.

Terdapat juga tarian dari Kalimantan Timur  yaitu "Tari Berburu" yang dimainkan belasan mahasiswa dan mahasiswi anggota Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA) cabang Moskow.

Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus Djauhari Oratmangun mengatakan KBRI Moskow senantiasa mendukung program IWC dalam meningkatkan komunikasi budaya antara bangsa melalui Winter Bazaar.

Winter Bazar bertujuan sebagai wadah solidaritas dan silaturahmi ribuan warga asing dan warga Rusia melalui kegiatan "shopping from around the world" .

Pendapatan yang diperoleh IWC selanjutnya disumbangkan ke berbagai proyek amal yang dipantau IWC.(W/Ant)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...