Kisah Suka Duka Penjaga Masjid di Terminal Kampung Rambutan Ini Sering Ditipu Pemudik Saat Arus Balik

Konfrontasi - Penjaga Masjid di terminal Kampung Rambutan punya suka duka tersendiri selama bekerja menjelang lebaran dan arus balik.

Di Masjid Nurul Amanah, Abu Mutholib (60) bekerja selama 10 jam sejak pukul 11.00 WIB sampai 21.00 WIB. Dengan penuh kesabaran Mutholib melayani para pengunjung yang ingin menitipkan sepatu, tas, sampai HP untuk diisi batere.

Mutholib pun juga sigap dalam membersihkan sampah dan kotoran yang ditinggal para pemudik terutama saat arus balik. Karena Masjid Nurul Amanah terbuka untuk umum selama 24 jam.

Semua pengunjung masjid selalu disapa ramah oleh Mutholib. Senyuman hangat dengan logat sundanya yang khas diberikan kepada pengunjung terutama yang ingin menggunakan jasanya untuk menitipkan barang-barang mereka.

"Senyum kan ibadah," ujar Mutholib dikutip Tribunnews.com, di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (2/7/2017).

Penjaga Masjid di Terminal Kampung Rambutan Ini Sering Ditipu Pemudik Saat Arus Balik

Kesabaran Mutholib pun diacungi jempol. Karena saat arus balik, pria asal Garut tersebut mengaku sering ditipu pemudik. Menggunakan alasan tidak punya uang untuk pulang ke rumah dari kampung halaman, para pemudik suka meminjam uang dari Mutholib. Tanpa ada penolakan semua pemudik yang membutuhkan uang diberi Mutholib.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...