20 June 2018

Keluarga Tunda Larung Abu Jenazah Hari Darmawan Saat Perayaan Melasti

Konfrontasi - Ratusan orang mengiringi jenazah pendiri Matahari Group, Hari Darmawan, yang dibawa ke krematorium Kertha Semadi. Tangis haru keluarga pecah saat peti jenazah dimasukkan ke dalam krematorium.

Kesedihan juga tampak di wajah kerabat dan kolega Hari Darmawan yang ikut mengantar ke krematorium di Taman Mumbul, Nusa Dua, Bali.

Pihak keluarga telah sepakat untuk tidak melarung abu jenazah pada hari ini. Hal ini dilakukan agar tidak berbenturan dengan upacara Melasti umat Hindu menyambut Hari Nyepi. Rencananya abu jenazah akan dititipkan sementara waktu hingga pihak keluarga mendapatkan hari baik.

"Direncanakan abu jenazah karena hari ini ada kegiatan Melasti di berbagai tempat, supaya kita tidak ada tabrakan, dalam artian kesibukan di pantai, maka oleh keluarga direncanakan abu beliau untuk sementara dititip, tidak dilarung. Akan dilarung nanti menunggu waktu yang tepat," kata kerabat almarhum Hari, Martinus Parera, Rabu (14/3/2018).

Prosesi kremasi berjalan lancar. Pihak keluarga menyampaikan terima kasih dan syukur atas kelancaran ini.

Tubuh Hari ditemukan Sabtu (10/3) pagi pukul 06.30 WIB di Sungai Ciliwung. Polisi telah memeriksa sebanyak 11 saksi terkait tewasnya Hari. Pihak keluarga menolak dilakukannya autopsi terhadap jasad Hari. Meski begitu, pihak keluarga menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak kepolisian. (dtk/mg)

Category: 
Loading...