Kapal Kayu di Takalar Terbalik Usai Diterjang Gelombang Tinggi, 1 Penumpang Meninggal

Konfrontasi - Sebuah kapal kayu jenis Jolloro berpenumpang delapan orang tenggelam di perairan Kecamatan Tanakeke, Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan.

Laporan awal, tujuh orang selamat dan satu orang tewas dalam kejadian ini.

Data yang dikutip dari Suara.com, perahu Jolloro tersebut mengalami kecelakaan pada hari Sabtu tanggal 17 Oktober 2020, pada pukul 10.00 Wita.

Saat kejadian, perahu Jolloro terbalik dan tenggelam di perairan Selat Tanakeke. Akibat cuaca buruk yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

Camat Tanakeke, Kabupaten Takalar, Mappaturung membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Mappaturung, perahu yang kecelakaan tersebut berangkat dari Dermaga Takalar Lama menuju Dusun Labbotallua, Desa Mattirobaji, Kecamatan Tanakeke.

“Perahu itu hendak menyebrang dari Dermaga Takalar Lama, Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar,” katanya.

Disampaikan juga jika dalam kejadian ini, tujuh orang berhasil diselamatkan oleh kapal ikan yang sedang melintas di sekitar tempat kejadian. Namun ada satu orang meninggal dunia.

“Satu orang meninggal dalam peristiwa ini bernama Hasni Daeng Jintu (30) tahun,” pungkasnya.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...