Hong Kong Bergolak, Pasukan Paramiliter China Bergerak

KONFRONTASI-Citra satelit menunjukkan ada mobilisasi kendaraan angkut personel lapis baja dan kendaraan lainnya milik paramiliter Cina. Perlengkapan militer tersebut ditempatkan di gelanggang olahraga di Shenzhen, yang lokasinya berseberangan dengan Hong Kong.

Citra satelit itu dikumpulkan pada Senin (12/8) oleh Maxar, perusahaan teknologi ruang angkasa yang berkantor di Amerika Serikat (AS). Citra tersebut menunjukkan ada sekurangnya 500 unit kendaraan militer Cina terparkir di lapangan sepak bola di Shenzhen Bay Sports Center, yang menghadap ke Pelabuhan Hong Kong.

Media di Cina mengatakan, mobilisasi tersebut hanyalah bagian dari latihan militer yang sudah direncanakan sebelumnya. Sejumlah video yang diunggah di media sosial pada Senin pagi lalu menunjukkan kendaraan militer Cina berduyun-duyun masuk ke Shenzhen. Media milik Pemerintah Cina, Global Times, mengunggah kompilasi video yang memperlihatkan truk-truk militer konvoi berbaris di Shenzhen.

Video propaganda itu menunjukkan sejumlah pengangkut personel lapis baja, truk, dan kendaraan lain milik Angkatan Kepolisian Bersenjata Rakyat Cina ada di jalan-jalan Kota Shenzhen. Mereka adalah polisi paramiliter yang bertanggung jawab atas pengendalian kerusuhan dan kontraterorisme.

Dalam laporan Global Times pada 6 Agustus, ada 12 ribu petugas polisi, tank, helikopter, dan kendaraan amfibi yang berkumpul di Shenzhen. Mereka tampaknya sedang melakukan latihan operasi antihuru-hara.

Namun, sejumlah pihak menilai mobilisasi ini menunjukkan ada ancaman dari Cina daratan untuk meningkatkan penggunaan kekuatan terhadap unjuk rasa pro demokrasi di Hong Kong. Mobilisasi alat militer ini juga terjadi hanya beberapa saat setelah Pemerintah Cina mengatakan bahwa unjuk rasa di Hong Kong menunjukkkan tunas terorisme. Hong Kong diguncang unjuk rasa pro demokrasi sejak dua bulan terakhir.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengaku intelijen AS memberi tahunya bahwa Cina sedang memobilisasi angkatan bersenjata ke Hong Kong. "Intelijen kami telah memberi tahu saya Pemerintah Cina memindahkan pasukan ke perbatasan dengan Hong Kong. Semua orang harus tenang dan aman!" cicit Trump di Twitter.

Bandara Hong Kong kembali beroperasi. Masakapai penerbangan milik Hong Kong, Cathay Pacific Airways, mengatakan, unjuk rasa telah menghentikan 272 penerbangan dan berimbas terhadap 55 ribu penumpang. Perusahaan ini juga telah memecat dua pilot yang ikut berunjuk rasa.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...