Harta Cuma Segini! Nekat Terima Suap Setoran Guru Rp1,5 Miliar, Bupati Cianjur Kena OTT KPK

KONFRONTASI  -  Bupati Irvan Rivano Muchtar ditangkap KPK karena menerima suap Rp1,5 miliar dari setoran kepala sekolah. Rivano ini total kekayaannya baru Rp2 miliar?

Sebelumnya KPK mendapat informasi akan ada penyerahan uang terkait dengan anggaran pendidikan di Cianjur. Setelah KPK lakukan pengecekan di lapangan, terdapat bukti awal adanya dugaan pemberian suap untuk kepala daerah ini.

 

“Ada bupati dan kepala dinas,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah lewat pesan Whatsapp, Rabu (12/12).

Dari lokasi juga diamankan uang sekitar Rp1,5 miliar yang diduga dikumpulkan dari kepala sekolah.

Ketua KPK Agus Raharjo membenarkan adanya OTT yang dilakukan anak buahnya.

“Benar ada giat di Cianjur, tadi pagi bakda Shubuh,” ungkapnya pada awak media.

Penangkapan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berkaitan dengan adanya dugaan suap yang diberikan pihak lain kepada sang bupati. Penangkapan tersebut terkait anggaran pendidikan.

Berdasarkan data yang diakses dari laman https://acch.kpk.go.id/ aplikasi-lhkpn/, terungkap Irvan yang pada saat itu menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (calon Bupati Cianjur periode 2016-2021), memiliki harta kekayaan yang dilaporkan terakhir senilai Rp2 miliar.

Ini merupakan laporan perdana yang dilakukan oleh Bupati Cianjur. Hal ini dilaporkan pada 22 juli 2015.

Dalam data itu juga terungkap, dia memiliki harta tidak bergerak berbentuk tanah dan bangunan yang berlokasi di Cianjur senilai Rp 1,46 miliar.

Sementara itu, untuk harta bergerak berbentuk transportasi, dia melaporkan bahwa memiliki tiga buah kendaraan roda empat dan satu buah kendaraan roda dua dengan nilai Rp 487 juta.

Adapun, perinciannya untuk mobil pertama yakni Suzuki Swift, Daihatsu Terios, Toyota Alphard dan Honda Vario. Adapun, harta bergerak lainnya yakni giro dan setara kas senilai Rp 121 juta.(Jft/RadaCianjur)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...