Hamil Anak Keempat, Kupu-kupu Malam Ini Masih Saja Jajakkan Diri: Page 2 of 2

Iin terpaksa menjadi tulang punggung keluarga dengan menjajakan dirinya sebagai pekerja seks komersial (PSK) akibat suaminya tiba-tiba menceraikan dan meninggalkannya saat Iin mengandung anak ketiga.

"Ya itu, semenjak suami saya punya wanita idaman lain (WIL) dan tiba-tiba menceraikan saya lalu pergi bersama kekasih barunya, dasar lelaki brengsek," ucap Iin yang awalnya tenang tiba-tiba berubah emosinya memuncak.

Setelah ditinggal suami, Iin sempat depresi dan ingin bunuh diri dengan menyayat kedua tangannya menggunakan silet berkali-kali namun usahanya seringkali gagal karena dirinya selalu ingat anak-anaknya.

"Ini, sudah berapa kali saya mau mati, tapi selalu gagal karena saat saya silet tangan saya tiba-tiba terbayang anak-anaknya yang memanggil saya," tuturnya sambil memperlihatkan luka bekas sayatan di kedua tangannya.

Sesaat setelah mereda emosi Iin, wartawan menanyakan lagi soal tarif yang dipatoknya dalam bekerja.

"Kalau itu sih saya cuma mematok harga Rp 40 ribu untuk sekali main di tempat dan itu pun masih ditawar, kadang dapet dua sampai tiga pelanggan semalam, enggak tentu kok, yaa saya syukuri aja," pungkasnya.

Selanjutnya saat ditanya, apakah anak keempat merupakan anak dari suaminya, Iin cuma terkekeh manja.

"Mungkin kebobolan kali ya saat melayani pelanggan," jawabnya singkat kemudian terkekeh.[mr/tribun]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...