Habib Bahar Punya Pelat Mobil Nyentrik, Begini Cara Bikin dan Daftar Harganya

KONFRONTASI -   Habib Bahar bin Smith punya mobil mewah dengan pelat nomor nyentrik. Pemilik kendaraan memang dibolehkan memiliki nomor pelat cantik sesuai keinginan. Tapi tentu saja ada biaya tambahannya.

Diberitakan sebelumnya, dalam beberapa kesempatan Habib Bahar muncul dengan mobil-mobil mewah. Di sebuah video dia menaiki Mazda MX-5 dengan nomor polisi B-1256-KAB, yang pada video lain pelatnya berubah menjadi B-4-HAR. Pelat B-4-HAR kemudian dia pakai juga pada Mercedes-Benz E-Class

Berdasarkan penulusuran melalui situs Bapenda, pelat nomor B-4-HAR terdata sebagai Toyota Alphard lansiran tahun 2009.

Terlepas dari kemunculan pelat B-4-HAR pada beberapa mobil berbeda, pemilik kendaraan memang dibolehkan memesan nomor pelat kendaraan secara khusus.

Mendapatkan pelat nomor cantik diperbolehkan bagi setiap pemilik kendaraan. Lalu bagaimana prosedur untuk memilih Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) pilihan ini?

Berdasarkan catatan detikcom, pemilik kendaraan bisa melakukan permohonan dan mengisi formulir dengan mengunjungi Samsat terdekat.

Pemohon tinggal menuliskan kombinasi angka dan huruf sesuai yang diinginkan. Polisi akan memproses permohonan pemilihan pelat nomor cantik ini selama belum ada yang menggunakan.
 

Setelah mengajukan formulir dan pelat nomor yang dikehendaki dinyatakan belum terpakai, pemohon selanjutnya ke loket untuk membayarnya sesuai tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Lalu bagaimana memilih angka yang diperbolehkan?

NRKB pilihan atau pelat nomor cantik terdapat pada PP Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Pasal 36 Ayat 8 sampai 11, yakni:

(8) Nomor Registrasi pilihan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf c, diberikan berdasarkan permintaan dan dipungut biaya PNBP, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. huruf pilihan terdiri dari 1 (satu) atau maksimal 7 (tujuh) huruf yang berupa nama orang sesuai kartu identitas.
b. seri angka pada nomor registrasi terdiri dari 1 (satu) sampai dengan 3 (tiga) angka yang penempatannya setelah huruf pilihan;
c. kombinasi huruf pilihan dengan seri angka pada nomor registrasi sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b, ditempatkan setelah kode
wilayah.
Baca juga: Wow! Di Negara Ini Kalau Pelat Nomor Kotor Didenda Rp 18 Juta

(9) NRKB pilihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf b dan huruf c, digunakan 1 (satu) kali kepemilikan untuk 1 (satu) Kendaraan Bermotor yang
berlaku maksimal 5 (lima) tahun.

(10) Pemilik Ranmor yang menggunakan nomor pilihan, setiap 5 (lima) tahun mengajukan permohonan dan membayar biaya PNBP, apabila pemohon tidak
mengajukan permohonan untuk menggunakan nomor pilihan lagi, diganti dengan nomor NRKB sesuai urutan dan tidak dipungut biaya PNBP nomor pilihan.

(11) NRKB pilihan yang sudah tidak digunakan lagi sebagaimana dimaksud pada ayat (8), karena kendaraan bermotor diperjualbelikan / balik nama / mutasi ke luar daerah, dapat digunakan untuk kendaraan bermotor lain dengan membayar biaya PNBP sesuai peraturan perundang-undangan.(Jft/DetikOto)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA