Golkar Tawarkan Firna Program S2 di Luar Negeri

Konfrontasi - Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar, Nusron Wahid menawarkan program magister hingga doktor kepada Firna Larasanti (22), lulusan ilmu politik yang meraih cum-laude IPK 3,77 di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Menurut dia, sangat disayangkan bila Firna melanjutkan pendidikan di dalam negeri. Untuk itu, dirinya meminta Firna meningkatkan skor TOEFL di Pare, Jawa Timur maupun Jakarta, agar mendongrak untuk masuk di Universitas terbaik internasional.

Eman-eman (sayang) kalau Firna hanya kuliah S2 di universitas Gajah Mada maupun Universitas Indonesia. Minimal kuliah S2 bahkan doktor di Singapura, Belanda atau Amerika,” terang Nusron, saat menyambangi keluarga Firna di Karanggeneng RT 6 RW 1, kecamatan Gunungpati kota Semarang, Minggu (31/7/2016).

Dikatakan Nusron, partainya akan membiayai kuliah Firna selama di luar, bila tidak ada pihak-pihak lain yang merespon. Dengan begitu, khazanah keilmuan yang diperoleh ada perubahan dan jauh lebih baik dari Indonesia.

Partai Golkar, sambung dia, mengapresiasi muda mudi yang memiliki prestasi dan berbakat dari keluarga tidak mampu. Hal demikian menjadi sinyal bagi anak-anak berprestasi lain. Dirinya pun berharap agar ada 'Firna' lain yang mengisi ruang Indonesia kedepan untuk membawa perubahan bangsa.

“Ini menjadi sinyal bagi anak lain, jangan menyerah dan kita mengakui akan ketekukanan, kecerdasannya. Maka kita ke sini sangat merespon,” terang dia.

Saat disambangi Nusron Wahid, Firna dan keluarganya menggambarkan kebahagiaan dengan tetesan airmata. Firna mengaku senang atas kedatangan Nusron Wahid berikut bantuan uang tunai, guna biaya pendidikan TOEFL.

“Saya mengucapkan terima kasih sekali atas kehadiran beliau,” ujar dia.

Pihaknya masih mempertimbangkan atas pilihan di kampus luar negeri. Bagi dia, kuliah di luar menjadi tantangan bagi pengabdian bangsa dan negara. Dengan harapan, ilmu yang diperoleh akan diaplikasikan untuk kemanfaatan masyarakat luas. (akt/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...