Gerindra Berang, Akan Laporkan Media Salah Tulis ke Polisi

KONFRONTASI - Kabar ketua DPP partai Gerindra DKI Jakarta akan menculik komisioner KPU dibantah anggota tim hukum Prabowo-Hatta, Habiburokhman. Menurutnya, kabar ini berasal dari media, karena Ketua DPP partai Gerindra, M. Taufik telah membantahnya. Timnya akan mengambil langkah hukum.

"Kita akan melaporkan balik, beberapa orang dan media yang salah menuliskan tentang statemen beliau (M.Taufik). Saya baru telepon beliau, beliau katakan nggak ada ngomong soal penculikan," tegasnya di gedung MK, Jakarta, Senin 11 Agustus 2014.

Habib menambahkan apa yang dikatakan M.Taufik sebagai sebuah seruan untuk menangkap ketua KPU. Seruan ini terkait laporan akan dugaan kecurangan dalam pemilihan presiden 2014.

"Seruan ini sama dengan seruan aksi demonstrasi untuk menangkap para koruptor. Kan sering pas orasi mereka bilang tangkap para koruptor," jelasnya.

Menurutnya seruan tangkap ketua KPU juga bukan tidak berdasar. Ada alasan kuat dengan pernyataan M. Taufik soal menangkap tersebut.

"Ini terkait laporan Pak Fadli Zon. Sesuai pasal 401 KUHP, ya itu dalam kasus tindak pidana, ya memang ada risiko penangkapannya," ujarnya.

Mengenai laporan ke Polisi, Habib mengatakan timnya sedang menyiapkan berkas laporan tersebut. "Kalau tidak malam ini, kami akan laporkan besok pagi," jelasnya.[ian/vv]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...