Gagal Nikah, Bu Guru Tabrakkan Diri ke Kereta

KONFRONTASI-Murtofingah (27), guru di Madrasah Ibtidaiyah Yabaki, Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, tertabrak Kereta Api Kutojaya Selatan jurusan Kutoarjo-Kiaracondong hingga tewas di jalur antara Stasiun Maos, dan Stasiun Lebeng atau di kilometer 308+2, Desa Sumingkir, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

"Berdasarkan laporan masinis KA 203 Kutojaya Selatan, saudara Yamidan kepada petugas di Stasiun Jeruklegi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.15 WIB," ujar Kapolsek Jeruklegi AKP Sugeng Hartono di Cilacap, Senin (30/5).

Sugeng memaparkan, saat hendak melintas di Km 308+2 masuk wilayah Desa Sumingkir, Kecamatan Jeruklegi, Yamidan (masinis KA 203 Kutojaya Selatan) melihat seorang perempuan berada di tengah rel.

Yamidan selanjutnya memberikan peringatan dengan membunyikan klakson lokomotif, namun perempuan itu tetap berdiri di tengah rel.

Karena tidak bisa berhenti mendadak, sambung Sugeng, KA itu akhirnya menabrak perempuan tersebut yang berdiri di tengah rel.

"KA Kutojaya Selatan yang dimasinisi saudara Yamidan selanjutnya berhenti luar biasa di Stasiun Jeruklegi untuk melaporkan kejadian tersebut," jelasnya.

Petugas Stasiun Jeruklegi bersama anggota Polsek Jeruklegi, selanjutnya mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah perempuan itu serta melakukan identifikasi.

"Perempuan itu diduga bunuh diri karena depresi akibat gagal menikah meskipun telah bertunangan. Sebelumnya, dia pernah berupaya bunuh diri dengan cara mencebur ke dalam sumur namun dapat dicegah oleh keluarga," ungkap Sugeng seperti ditulis Antara.

Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian dan menjalani pemeriksaan, jenazah Murtofingah selanjutnya diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.[mr/mdk]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...