19 September 2019

Gagal Memperkosa, Tubuh Mahmud Ini Disayat Pelaku di Palembang

Konfrontasi - Nirwana (36) seorang ibu muda nyaris menjadi korban nafsu bejat seorang lelaki yang tak dikenalnya. Kejadian itu tak jauh dari kediaman korban di kawasan Jalan KH Azhari Lorong Waspada, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang. Awalnya, ibu tiga anak ini bermaksud mencuci pakaian di aliran sungai yang berada sekitar 200 meter dari rumahnya.

Saat sedang mencuci, korban didatangi seorang lelaki yang tak dikenal yang ketika itu langsung menarik rambut korban dan memeluknya.

Merasa ada hal yang tak beres, korban pun mencoba melakukan perlawanan terhadap pelaku. Diduga karena terdesak, pelaku akhirnya mengancam korban dengan mengeluarkan sebilah pisau yang memang sudah dibawanya.

Korban yang merasa terancam, dengan sekuat tenaga terus melakukan perlawanan sambil berteriak, hingga membuat pelaku kalap.

Pelaku langsung menyayatkan pisaunya ke arah tubuh dan korban, sehingga korban harus mengalami sejumlah luka di kepala, tangan dan tubuhnya.

"Saya teriak saat dia (pelaku) menyerang saya. Dia menyayatkan pisau yang dia bawa ke kepala dan tubuh saya," ujar korban ditemui di kediamannya.

Warga sekitar yang mendengar teriakan korban saat itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Pelaku yang saat itu mengetahui kedatangan warga langsung kabur.

Sementara korban, ditemukan dalam keadaan lemas bersimbah darah di pinggir sungai sehingga warga secara beramai-ramai langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

"Saya sering lihat pelaku di sekitar tempat kami, tapi saya tidak tahu namanya. Dia itu sering tidur di perahu yang bersandar pinggir sungai," tuturnya.

Akibat kejadian itu, diketahui korban mengalami 23 jahitan tubuhnya. Dimana di kepala korban sebanyak 15 jahitan dan tangan kiri dan lengan kanan 8 jahitan.

Kapolsek Seberang Ulu II, Kompol Okto Iwan Setiawan mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Dugaan awalnya memang pemerkosaan, namun masih akan kita selidiki lagi. Korban juga sudah melapor," tukasnya.   (sndo/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...