Diduga Pakai Hand Sanitizer, Pemuda di Makassar Meregang Nyawa Usai Pesta Miras Oplosan

Konfrontasi - Seorang pemuda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan. Korban juga mencampurkan alkohol murni ke dalam minuman tersebut.

Korban SY (22) mengembuskan napas terakhirnya di rumahnya, Jalan Tidung Mariolo V, Kota Makassar, Sabtu (30/5/2020). Dia sempat kritis selama enam hari terakhir usai pesta miras oplosan bersama rekan-rekannya.

"Dia mencampur miras dengan alkohol, cola-cola, ale-ale, panther, semuanya dicampur," kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtcahyana, di Kota Makassar, Sulsel, Sabtu siang.

Polisi masih menyelidiki kadar alkohol dalam minuman tersebut. Namun informasi yang dihimpun, kelompok pemuda yang pesta miras ini mencampur dengan alkohol murni. Bahkan ada kabar dari keluarga dicampur hand sanitizer.

Namun dari hasil penyelidikan sementara polisi, miras tersebut dicampur alkohol dan minuman ringan dan alkohol. Campuran berbagai bahan itulah yang diduga menyebabkan korban tewas.

Kerabat SY, Nanna, menyampaikan korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun keluarga menolak rawat inap karena mereka harus menandatangani berkas perawatan dengan protokol Covid-19.

"Jadi saya tidak mau. Mending saya bawa pulang, karena saya tahu dia tidak terinfeksi corona," ujar dia.

Menurut dia, dari keterangan kerabat lainnya. Korban SY sempat pesta miras bersama sejumlah rekannya. Bahkan mereka mencampur hand sanitizer ke dalam minuman tersebut.

"Ini sepupunya pergi cari tahu apa yang diminum. Cerita-cerita, sampai ada kabar kalau hand sanitizer ternyata yang dicampurkan," ujarnya. (inws/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...