Diduga Curi Sebotol Bensin Milik TNI AL, 2 Bocah di Kendari Dihajar Oknum TNI AL Hingga Babak Belur

Konfrontasi - Dua anak di bawah umur berinisial RN dan FJ dihajar oknum TNI AL di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Sebab dua anak tersebut diduga mencuri sebotol bensin milik oknum TNI AL.

Peristiwa tersebut diketahui dari video viral di media sosial soal dua anak di bawah umur dipukul oknum TNI AL. Wajah dua anak tersebut dipukul sampai babak belur.

Tak hanya itu, dua anak itu juga diikat di pohon besar dengan tidak memakai baju. Kedua anak itu asal warga Jalan RA Kartini, Kendari.

Korban FJ mengaku saat itu dipukul bagian kepala belakang oleh oknum TNI AL. Kemudian diarahkan ke tiang bendera dengan disuruh telanjang.

Ketika menolak untuk membuka pakaian, korban FJ dipukul lagi oleh oknum TNI AL. "Akhirnya saya buka baju diarahkan ke tiang bendera untuk di foto," kata korban FJ di Kendari, Minggu (24/5/2020).

Sementara itu, ayah korban FJ Ahmat Mustafa mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Danpom AL dan Polres Kendari atas kasus penganiayaan anak di bawah umur. Ahmat menilai anaknya seharusnya tidak dipukul babak belur oleh oknum TNI AL.

"Saya sudah melakukan langkah-langkah keberatan kepada Danpom AL dan Polres Kendari atas kasus penganiayaan," ucap dia.

Dia menyayangkan sikap main hakim sendiri yang dilakukan oknum TNI AL tersebut. Jika anaknya bersalah, menurut dia bisa diselesaikan secara hukum. (inws/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...