Cara Mendapatkan Dana Tunai Skala Besar Dari NATIONAL STANDARD FINANCE (NSF).

KONFRONTASI- Dalam diskusi terkait masalah KESEHATAN, EKONOMI, SOSIAL DAN POLITIK yg melibatkan para tokoh nasional diberbagai media dan institusi, kesimpulannya sama, BANGSA DAN NEGARA INI BUTUH UANG TUNAI DALAM JUMLAH BESAR.

Ada 3 usulan cara mendapatkan uang tunai tsb, yaitu dg berhutang, menjual bonds atau mencetak uang. Ketiga hal tsb masih dikaji untung ruginya, sementara kebutuhan uang tunai yg besar jumlahnya HARUS SEGERA DILAKUKAN.
Kebutuhan yang harus dipenuhi adalah utk mendanai penyelenggaraan negara rutin, bayar hutang masa lalu termasuk bunga dan pokoknya, menjamin rakyat yg dirumahkan, mendanai semua kegiatan penanggulangan covid 19, membenahi ekonomi yg supply dan demandnya hancur2an serta berbagai hal lain menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pemerintah tentu tidak tinggal diam, para pihak di eksekutif, legislatif dan yudikatif memeras otak mereka sampai kering agar bisa mengatasi masalah bangsa dan negara yg super kompleks ini.
Belum pernah dalam sejarah peradaban manusia kejadian seperti ini dialami negara manapun, jd sangat wajar jika semua pihak sangat ber-hati2 dalam membuat keputusan. Sialnya rakyat yang menjadi korban bencana nasional ini tdk semua kuat, pengusaha dan pekerja yg kehilangan penghasilannya SUDAH 1.5 BULAN harus bertahan hidup dengan segala cara akibat PSBB, kemungkinan akan diperpanjang 1.5 bulan lagi, totalnya 3 bulan. 
Para pengamat dan ahli ekonomi menyimpulkan bahwa sebagian besar dari pengusaha UMKM yg selama ini menyediakan 97% lapangan kerja akan MATI DAN TIDAK BISA BANGUN LAGI.
KECUALI jika diberi guyuran DANA TUNAI SECARA MERATA. 
Pilihan yg paling masuk akal adalah PINJAM TANPA BUNGA, TANPA AGUNAN DAN TANPA BATAS WAKTU. Hal ini sangat tidak mungkin dilakukan oleh para pihak manapun juga. Apalagi oleh pemerintah kita yg tidak pernah mengalami problem sepelik kali ini.
HANYA PIHAK TERTENTU SAJA yang bisa melakukan hal ini. Tapi tentu pakai syarat yg harus dipenuhi pemerintah.
Dana tunai yg dibutuhkan bisa disediakan oleh berbagai lembaga keuangan, SALAH SATU YANG TERBESAR DAN PALING KREDIBEL ADALAH NSF. Lembaga ini sudah membantu lebih dari 70 negara dg omzet $2Triyun.
Dari pembicaraan saya dengan perwakilan NSF utk Asia Pacific tadi malam, mereka bisa menyediakan bantuan sampai $6 trilyun TUNAI dan yg berbentuk agunan sampai $10 Trilyun.
Memang tidak ada pejabat keuangan kita yg punya jalur ke NSF, jadi mereka tidak tahu bahwa NSF punya sumber dana yg sangat besar.
Saya sendiri baru kenal NSF belum 2tahun, tapi nama besar NSF saya rasakan ketika saya diangkat menjadi penasihat perwakilan NSF utk Asia Pacific.
Saya disambut dg sangat antusias oleh para pihak dari Malaysia, Filipina, Brunei dan Thailand yg paham dg NSF.
SAAT INI CHINA ADALAH SALAH SATU PEMINJAM TERBESAR DARI NSF. Mereka memakai dana NSF utk dipinjamkan dan diinvestasikan keseluruh dunia TERMASUK KE INDONESIA.

simak: 

http://www.beningnews.com/2020/05/uang-tunai-adalah-raja-cash-is-king.html

http://www.beningnews.com/2020/05/kuota-pinjaman-national-standard.html
Tapi karena ketidak tahuan dan kurang luasnya pemahaman para pejabat keuangan kita, mereka hanya kenal IMF dan World Bank yg kedua lembaga itu jika butuh dana tunai pinjamnya juga ke sumber2 dananya NSF.
Saat ini negara kita butuh dana tunai sangat besar, saya yang bukan ahli keuangan tahu bahwa SAAT INI hanya NSF yg bisa meminjamkan dana tunai dalam jumlah besar pd kita. Hal ini pasti akan sangat membantu rakyat yg sedang susah.
Jika pendekatan pemerintah pada NSF dilakukan dg cara yg tepat, saya yakin NSF akan membantu NKRI dg skema pinjaman yg paling lunak sepanjang pemerintah mengikuti arahan perwakilan NSF yaitu pak E. Suharto dan timnya.
Banyak yg bertanya pd saya KENAPA SAYA MENULIS SOAL NSF BER-ULANG2?? Saya tidak ada kepentingan sama sekali dg urusan politik dan sosial yg tengah terjadi. Saya hanya ikuti pandangan para ahli ekonomi, sosial, politik dan HANKAM kita bahwa HANYA DENGAN DANA TUNAI YANG SANGAT BESAR KITA BISA MENGATASI KRISIS KESEHATAN YANG MENJADI KRISIS EKONOMI DAN MENGARAH PADA KRISIS SOSIAL DAN POLITIK, UJUNGNYA SAMPAI PADA KRISIS PERTAHANAN DAN KEAMANAN.
Tadi siang saya ditelp sahabat saya yg ahli sosial dan politik, dalam kajiannya ber-sama2 para ahli lainnya, kesimpulannya : JIKA PENANGANAN MASALAH BANGSA INI TIDAK BENAR MAKA BUKAN TIDAK MUNGKIN TERJADI DISINTEGRASI dan akhirnya NKRI bisa bernasib seperti SRIWIJAYA DAN MAJAPAHIT.
Ini negara saya dan saya tahu ada cara utk menolongnya, jd saya terus memberitahu dan menjelaskan bahwa SAAT INI DIDUNIA HANYA NSF YANG BISA MENYEDIAKAN UANG TUNAI dalam jumlah besar. Jika dikelola sesuai arahan pak E. Suharto maka negara TIDAK AKAN TERBEBANI SAMA SEKALI.
Tugas saya hanya menyampaikan dan mengingatkan, semua ini kewajiban saya yg tanggung jawabnya hanya pada Allah swt semata.

Oleh Ir Imbang Djaja, alumnus ITB dan ARCO,  AS   

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...