10 December 2018

Buaya Liar Hantui Warga Pangkalpinang

Konfrontasi - Seekor buaya ganas memangsa bebek hewan ternak milik Sandra (40), warga Kelurahan Tuatunu, Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel). Warga yang resah karena masuk ke perkarangan rumah kemudian menangkap buaya tersebut.

Sandra yang mengetahui reptil ganas itu memangsa ternaknya langsung menghubungi Darmanto (37), warga Kelurahan Parit Lalang, Pangkalpinang, untuk menangkap buaya tersebut.

"Jujur ketika melihat buaya tersebut, sedikit ada ketakutan. Tetapi, bersama warga memberanikan diri menangkap buaya ganas tersebut," ujarnya kepada awak media di Tuatunu, Pangkalpinang, Sabtu (8/11/2018).

Saat proses penangkapan buaya, letak rumah Sandra (40) letaknya memang cukup dekat dengan rawa-rawa tempat buaya tersebut hidup. Darmanto pun tampak berusaha menjinakkan buaya yang ketika itu berada di air dengan kedalaman sekira satu meter.  

Dengan sedikit usaha, dan butuh waktu cukup lama, akhirnya buaya muara ini berhasil ditangkap. Buaya dengan panjang 2 meter itu kemudian dibawa ke rumahnya.

"Alhamdulillah buaya berhasil ditangkap, tadi buaya ini sempat menyerang dan melukai tangan. Tapi sudah dijahit, ada empat jahitan di tangan saya," tukasnya.

Ketua DPW Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah Bangka Belitung, Ferdy Efandy, yang mendapat informasi mengenai buaya tersebut menemui Darmanto di kediamannya di Parit Lalang.

"Buaya ini satu dari sekian satwa liar yang dilindungi undang-undang. Jadi kita kasih saran agar buaya ini diserahkan kepihak resmi dan telah mendapatkan izin atas satwa liar di Babel," tuturnya.

Kini buaya sudah diserahkan ke Kantor BKSDA Sumsel, di Girimaya, Pangkalpinang, untuk kemudian dibawa ke tempat penangkaran milik Alobi Babel.

Tapi Sandra mengungkapkan bahwa masih ada sejumlah buaya yang masih hidup dirawa-rawa dekat rumahnya itu. "Buaya di kawasan ini masih ada, sebab buaya ini yang kedua ditangkap dan diperkirakan masih ada buaya lain di rawa-rawa di belakang rumah kami," tandasnya. (sndo/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...