BNPB Perpanjang Tanggap Darurat Banjir di Merangin

KONFRONTASI-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, penanganan darurat banjir bandang yang melanda enam kecamatan di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi terus dilakukan. Masa tanggap darurat ditetapkan hingga 9 Mei 2016.

"Badan Penanggualangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin bersama BPBD Provinsi Jambi, TNI, Polri, SKPD, relawan dan masyarakat masih melakukan penanganan darurat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya, Sabtu (30/4/2016).

Sutopo menjelaskan, bencana banjir terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi sejak 24 April di wilayah Kabupaten Merangin bagian Hulu menyebabkan meluapnya anak sungai Batang Tabir. Luapan air kemudian merendam perumahan di sepanjang aliran sungai dengan ketinggian satu hingga dua meter.

Banjir juga merenda enam kecamatan di Kabupaten Merangin Jambi. Ada 2.820 rumah, 23 Sekolah, 23 sarana ibadah, 10 sarana kesehatan, 10 fasilitas umum, 2 jembatan, 3.168 meter jalan, 2 box culvert, 146 m bronjong, 1 pembangkit listrik tenaga matahari, 238 hektare sawah, 8 kendaraan, 137 ekor ternak, 11 Kolam dan 2.000 meter saluran air bersih.

"Satu meninggal dunia lantaran hanyut, satu luka ringan karena dipatuk ular, sembilan rumah hanyut, 32 rusak berat dan 7 rusak sedang," papar Sutopo.

Sutopo mengatakan, sejumlah upaya telah dilakukan. Tim reaksi cepat BPBD telah diterjunkan untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat diikuti dengan pendataan.

"Gubernur, bupati, beserta aparat terkait telah meninjau lokasi bencana, pencarian korban tenggelam, memberikan bantuan beras dan logistik seperti peralatan dapur, kesehatan keluarga, kids ware, sandang, selimut, matras, karung dan kompor bio gas, serta mendirikan tenda pengungsi untuk warga terdampak," ucapnya.[mr/mtv]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...