BMKG Angkat Bicara soal Kemunculan Lintang Kemukus yang Disebut sebagai Tanda Datangnya Bencana

KONFRONTASI -   Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKM) akhirnya angkat bicara menanggapi kemunculan lintang kemukus yang dianggap sebagai pertanda datangnya bencana.

Baru-baru ini tepatnya pada Minggu 11 Oktober 2020, netizen dihebohkan dengan sebuah postingan yang menampakkan benda bercaya yang muncul di langit.

Fenomena alam tersebut tertangkap kamera dan langsung diunggah akun instagram @ndorobeii.

Sejak saat itu, postingan tersebut viral dan mendapat tanggapan yang beragam dari para netizen.

Banyak di antara mereka yang mengatakan bahwa fenomena alam itu adalah lintang kemukus atau komet atau bintang berekor.

Sebagian orang meyakini bahwa kemunculan lintang kemukus merupakan pertanda kurang baik. Menurut, mitos yang berkembang di masyarakat, kemunculan lintang kemukus ini dihubungkan dengan pageblug.

“Area tuban apakah kalian melihatnya, apakah itu,” tulisnya di bagian caption.

Pageblug menurut kepercayaan orang Jawa sebagai pertanda datangnya kekacauan, kelaparan, dan wabah atau penyakit.

Namun, kemunculan lintang kemukus ini tidak selalu pertanda buruk jika arah munculnya dari timur ke barat, bisa jadi artinya adalah berakhirnya wabah.

Sehingga dengan adanya lintang kemukus banyak orang yang berharap jika pandemi Covid-19 ini akan segera berakhir.

Pageblug menurut kepercayaan orang Jawa sebagai pertanda datangnya kekacauan, kelaparan, dan wabah atau penyakit.

Namun, kemunculan lintang kemukus ini tidak selalu pertanda buruk jika arah munculnya dari timur ke barat, bisa jadi artinya adalah berakhirnya wabah.

Sehingga dengan adanya lintang kemukus banyak orang yang berharap jika pandemi Covid-19 ini akan segera berakhir.

Menurut kepercayaan arah kemunculan lintang kemukus ini memang memiliki makna yang berbeda.

Jika lintang kemukus muncul di timur, pertanda jika raja sedang berbelasungkawa sehingga rakyatnya menjadi bingung dan desa menjadi kesusahan.

Jika lintang kemukus muncul di tenggara, pertanda ada raja yang mangkat. Orang-orang di desa banyak yang pindah, hujan jarang, dan ada wabah penyakit hingga membuat banyak orang meninggal.

ika lintang kemukus muncul di selatan, pertanda raja ada yang mangkat juga. Di desa banyak hujan, hasil kebun melimpah dan harga beras serta hewan ternak murah tapi warga mengalami kesusahan.

Jika lintang kemukus muncul di barat, tandanya ada penobatan raja. Orang-orang di desa akan senang. Hasil kebun melimpah, harga beras murah dan sering hujan.

Menanggapi fenomena kemunculan lintang kemukus ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan jika pihaknya mendapat laporan mengenai lintang kemukus atau meteor jatuh tapi tidak tertangkap oleh radar.

Namun, jika lintang kemukus tersebut berdampak pada bumi atau tidak, pihaknya memperkirakan tidak ada sejauh ini sebab jika meteor berhasil masuk ke bumi akan terjadi kerusakan.(Jfft/KABARLUMAJANG)

 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...