Biadab, Dikasih Tempat Tinggal Malah Cabuli Anak Pemilik Rumah

Konfrontasi - Bukannya berterima kasih setelah diberi tumpangan tempat tinggal, Karnoto (56) malah mencabuli anak penolongnya yang baru berusia 12 tahun berinisial SB. Bahkan, perbuatan bejat pelaku sudah terjadi sebanyak tiga kali.

Setelah dilaporkan orangtua korban, pelaku akhirnya ditangkap. Kini, Kartono telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 81 junto Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Dari pengakuan tersangka kepada polisi, perbuatan itu sudah dilakukannya tiga kali, semuanya di rumah orangtua korban atau tempat tersangka menumpang di salah satu kelurahan di Kecamatan Lahat, Sumatera Selatan.

Kejadian pertama terjadi pada pertengahan Februari 2018. Pada saat itu kedua orangtua korban sedang menyadap karet dan tinggalah korban berdua dengan tersangka. Setelah mandi, korban dengan menggunakan pakaian lengkap masuk ke dalam kamar tersangka yang saat itu sedang tiduran.

Lantaran lemari pakaian berada di kamar sehingga korban mengambil pakaian gantinya terlebih dahulu. Saat itulah tersangka menghampiri korban dan langsung menurunkan celana korban kemudian melakukan hal keji.

Tak puas mencabuli satu kali, tersangka kembali mengulanginya saat orangtua korban di kebun pada Maret 2018. Lalu, terakhir kali terjadi saat orangtua korban memotong kayu pada 15 April 2018.

Kejadiannya hampir sama dengan sebelumnya. Namun, kali ini tersangka sudah mencoba melakukan perkosaan. Beruntung, korban mengeluhkan kesakitan di kemaluannya sehingga kabur.

Kasatreskrim Polres Lahat AKP Ginanjar Ali Sukmana mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah korban mengeluh sakit saat buang air kecil. Terus didesak, korban barulah mengadu kepada ibunya telah dicabuli tersangka.

"Sudah tiga kali tersangka mencabik korban, untuk yang terakhir sudah mencoba melakukan perkosaan," ungkap Ginanjar dikutip dari merdeka.com, Minggu (22/4/2018).

Dikatakannya, sebelumnya orangtua korban percaya dengan tersangka karena bersikap baik dan cukup dekat. Kepercayaan itu dimanfaatkan tersangka untuk memperdaya anak penolongnya.

"Tersangka ini ditolong orangtua korban karena tinggal sendiri, diajak menginap sejak empat tahun lalu," pungkasnya. (mrdk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...