Bayar Satu Sisanya Nyolong, Pasutri Ditangkap Polisi

KONFRONTASI-Pasangan suami istri DY (34) dan WA (39) terpaksa berurusan dengan polisi gara-gara punya gaya berbelanja tersendiri untuk mengisi toko milik mereka di Kabupaten Kuningan. Namun gaya belanja meraka malah berujung penjara.

Mereka berbelanja di sejumlah minimarket di Jalur Pantura mulai dari Cirebon hingga Karawang. Hanya saja, tidak semua barang belanjaan mereka bayar penuh. Sebagian besar justru disembunyikan dalam tas tenteng wanita. 

"Barang belanjaan yang dibayar tidak lebih dari 10 persen dari total barang yang diambil," ujar Kepala Kepolisian Resor Karawang, Ajun Komisaris Besar Slamat Waloya. Ia menggelar ekspose kasus itu di Mako Kepolisian Sektor (Posek) Klari, Kamis 27 September 2018.

Dengan kata lain, lanjut Kapolres, pasangan suami istri itu malakukan pencurian dengan modus berpura-pura belanja di sejumlah minimarket. Ironisnya, barang hasil curian tersebut dijajakan dan dijual di toko milik mereka di Kabupaten Kuningan.

Menurut  Slamet, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, mereka telah melakukan pencurian di 26 minimarket di wilayah Cirebon, Indramayu, Subang, hingga Karawang. Pada umumnya minimarket yang mereka bobok berada di pinggir jalur Pantura.

Disebutkan, modus operandi yang mereka lakukan adalah dengan berpura-pura belanja. Mereka sengaja menyewa mobil jenis mini bus untuk melancarkan aksinya.

Sang suami DY, bertindak sebagai pengemudi kendaraan. Sementara istrinya WA, yang berbelanja ke minimarket. 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...