20 October 2018

Anak Mary Jane Rayu Anak Presiden Agar Batalkan Eksekusi Mati Ibunya

KONFRONTASI - Mark Daniel (12) dan Mark Darren (6), dua anak Mary Jane merayu Kaesang Pangarep, anak Presiden Jokowi untuk membatalkan  eksekusi mati.

Menariknya, mereka tak menggunakan ‘senjata’ hukum, tapi melakukan pendekatan kepada putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.

Daniel dan Darren paham betul Kaesang aktif di sosial media. Alhasil, keduanya menggagas pembuatan video permintaan khusus kepada adik Gibran Rakabuming itu agar bersedia merayu sang ayah membatalkan eksekuti mati terhadap Mary Jane.

Video tersebut direkam sebelum kedua bocah itu meninggalkan Manila setelah mengunjungi ibunya di Jakarta, Kamis (23/04/2015) lalu. Lalu video itu diunggah ke YouTube. Mereka berharap Kaesang menyaksikan langsung video di YouTube itu.

"Kaesang, tolong bantu ibu saya," kata Mark Daniel, sementara sang adik bermain di sampingnya. "Tolong bilang kepada ayahmu (Presiden Jokowi) untuk tidak mengeksekusi ibuku. Kami mohon bebaskan dan jangan eksekusi dia." Begitu isi permintaan keduanya.

Sebelum pesan video berbahasa Filipina itu ditutup, Mark Daniel menyanyikan sebuah lagu Filipina untuk ibunya. Melalui lagu tersebut, ia berpesan agar sang ibu tetap kuat.

"Jangan berhenti berharap, kebahagiaan akan segera datang. Selalu ingat bahwa akan ada hari baru yang penuh dengan keceriaan," demikian putra sulung Mary Jane.

Seperti diketahui, Mary Jane Veloso telah dipindahkan ke Pulau Nusakambangan, Kamis (23/4/2015). Pemindahan ini terkait dengan rencana pelaksanaan eksekusi terpidana mati kasus penyelundupan narkoba.

Mary Jane kabarnya akan dieksekusi bersama dengan dua terpidana Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Hingga kini eksekusi masih menunggu hasil keputusan dari kasus terpidana mati lain asal Indonesia. Namun, diperkirakan eksekusi akan dilakukan dalam waktu dekat.(Juft/Trbn)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...