Aksi Pemabuk Protes saat Diciduk, Ngaku Sedang Bela Hak Rakyat

Konfrontasi - Aksi sekelompok pemuda mabuk yang protes ke petugas saat dibubarkan viral di media sosial. Salah satu pemuda dalam gerombolan itu bahkan merekam petugas sambil menyampaikan protes.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @jurnalisjunior, Sabtu (6/3/2021) tampak beberapa anak muda sedang diamankan petugas karena mabuk-mabukan.

"Petugas kepolisian membubarkan sekelompok anak muda yang sedang mabuk di depan SMA1 Rangkasbitung," tulis akun tersebut.

"Saat minuman tersebut diamankan petugas, awalnya mereka mencoba melawan, lalu merekam polisi," lanjutnya.

Salah seorang pemuda yang terciduk dalam keadaan mabuk terlihat mengarahkan kameranya ke pada salah satu petugas dan menyampaikan protes padanya.

"Kita membayar pajak sebagai warga tapi kenapa alat negara melakukan seenaknya," ujar pemuda yang berada di atas motor.

"Itu termasuk pajak kita dan bapak rampas semaunya," ujar salah seorang pemuda mabuk sambil merekam petugas.

Pemuda tersebut lantas mendekatkan kamera ponselnya ke arah seragam petugas dan menyebutkan nama petugas itu.

"Bapak Riki, Bapak Riki merampas rakyat, merampas uang rakyat," ujar pemuda itu sambil berteriak.

Tak hanya itu, pemuda mabuk tersebut juga mengatakan bahwa ia sedang membela hak rakyat.

"Kita membela hak rakyat," ujarnya pada petugas.

Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menghujat si pemabuk yang melawan dan merekam petugas.

"Membela hak rakyat ape lu tong, ngomong kagak bener sempoyongan masa depan gak jelas mau bela ape yang mau lu bela tong, hidup lu aja kagak terbela sok-sokan mau bela rakyat, beban negara aja lu beban orang tua," tulis warganet dengan akun @halimdbo****.

"Jaman sekarang kesalahan 'mengatasnamakan rakyat' biar dibela, miris," tulis warganet lain dengan akun @pu.t.***.

"Habis itu video minta maaf di atas materai," tulis warganet dengan akun @riz***hutagalung. (swr/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...