24 October 2018

Tak Hanya Hoax, Abuse of Power Juga Mesti Ditolak

KONFRONTASI-Kampanye damai Pemilu 2019 dinilai tidak cukup hanya dengan deklarasi kampanye tanpa hoax. Potensi terjadinya abuse of power penyelenggara negara dalam pemilu sama bahayanya dengan potensi hoax.

"Keduanya sama-sama bisa menurunkan kualitas demokrasi pada Pemilu," kata Sekretaris Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo- Sandiaga, Habiburokhman, melalui pesan elektronik kepada redaksi, Senin (24/9).

Dia menyayangkan ada kepala daerah yang terang-terangan menyatakan dukungan kepada pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin saat berpakaian dinas, dalam acara resmi kenegaraan dan di instansi pemerintahan antara lain Istana Kepresidenan.
 
"Jika tidak diberikan teguran, saya khawatir kepala daerah tersebut bisa menyalahgunakan kekuasaan demi pemenangan Jokowi di daerahnya. Sebab dia terkesan tidak bisa menempatkan diri, di mana sebagai kepala daerah dan di mana saat sebagai anggota tim pemenangan Jokowi," kata Habiburokhaman.

Dia pun mengingatkan bahwa ada konsekuensi pidana bagi pejabat negara yang tidak netral sebagaimana diatur Pasal 282 juncto 547 UU Pemilu.
 
"Kami berharap Pak Jokowi sebagai Presiden aktif bisa mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan agar tidak menyalahgunakan jabatan demi pemenangan Pilpres 2019. Saat ini seluruh tindak-tanduk kita dipantau oleh rakyat. Ayo bertarung secara fair!" seru Habiburokhman.[mr/rmol]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...