19 June 2018

Sekilas Tentang Kemiskinan

 Oleh : Asriadi Damis*
 
 

Dalam sistem ekonomi kapitalisme, semua persaingan akan diserahkan kepada mekanisme pasar bebas artinya semua jenis problem ekonomi akan diselesaikan dengan alami dengan makanisme harga yang terbentuk dari proses keseimbangan pasar.

Namun kenyataannya mekanisme pasar bebas tidak pernah mampu menyelesaikan persoalan distribusi secara adil dan merata di tengah-tengah manusia. Mekanisme pasar bebas hanya membuat pihak yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.

Data Badan Pusat Statistik menyebutkan jumlah penduduk miskin (Penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia mencapai 26, 58 juta orang (10,12 persen). Presentasi ini terbilang masih sangat tinggi dikarenakan oleh predikat Indonesia yang disandangnya, yaitu negara yang kaya dengan sumber daya alamnya.

Adanya persaingan tidak sehat yang disebabkan oleh ketidakadilan distribusi pendapatan. Orang yang tidak miskin bukan tidak ada uang tapi uang itu hanya berkumpul pada segelintir orang saja. Seperti yang dikutip dari Tribunnews.com bahwa, harta 100 juta orang miskin setara dengan 4 orang terkaya di Indonesia.

Keadaan ini di perparah oleh iming-iming bantuan luar negeri kepada nagara-negara berkembangan menjelma menjadi utang yang mencekik. Bantuan ini bertujuan menguasai negara-negara berkembang melalui ekspoitasi sumber daya alam sebagai ucapan terima kasih.

 Asriadi Damis Adalah  Anggota LPM Pena

[KONF/MO]

Category: 
Loading...