Rocky Gerung: Gerakan #2019GantiPresiden Membesar karena Problem Ekonomi Rakyat akibat Jokowinomics

KONFRONTASI- Inteligensia jebolan FS-UI Rocjy Gerung mengingatkan istana  dan kubu Jokowi bahwa Gerakan #2019GantiPresiden akan terus membesar karena "dikipas" oleh persoalan ekonomi rakyat.

Hal tersebut disampaikan pakar filsafat, Rocky Gerung, saat diwawancara redaksi usai rekaman Jaya Suprana Show di Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (8/5).
Pakar filsafat, Rocky Gerung, mengatakan, gerakan itu sebenarnya dimulai dari percobaan politik yang dilakukan PKS. Tetapi, gerakan itu tak mungkin meluas bila tidak tersambung dengan keadaan ekonomi rakyat yang makin melarat oleh salah urus pemerintah era Jakawinomics.
"Saya kira itu akan membesar karena akan dikipas oleh sentimen ekonomi, oleh rupiah yang terus melemah, oleh daya beli yang turun, oleh macam-macam hal menjadi suatu reaksi dari inkonsistensi kebijakan pemerintah," kata Rocky.

Namun, lebih berbahaya menurutnya bila keadaan ekonomi yang mempersulit kehidupan rakyat itu bertemu dengan faktor-faktor internasional.

"Terutama soal Suriah, lalu efeknya dalam politik Laut China Selatan dan variabel itu akan meningkatkan, saya sebut saja kecemasan terhadap orang asing yang kemarin-kemarin disebut TKA (tenaga kerja asing)," terang mantan dosen Universitas Indonesia itu.

Yang ia khawatirkan, sentimen anti pemerintah yang terus membesar malah mengarah ke fanatisme. Jika itu terjadi, situasi dalam negeri Indonesia bisa "berantakan".

"Jadi tagar itu sebenarnya adalah penanda bahwa sesuatu sedang memburuk. Dan kalau saya lihat kiriman postingan-postingan dari seluruh Indonesia, benar-benar ada yang riil di dalam masyarakat kita yaitu keinginan perubahan. Itu enggak bisa ditahan dan enggak boleh ditahan," ungkap Rocky. [ald] 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA