19 September 2019

Rocky Gerung: Argumen Yusril agak Kacau dan Cenderung Baper

KONFRONTASI-Proses persidangan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) membuat tim hukum pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin terlihat kelabakan, sehingga teori dan jawaban yang diucapkan terkesan ngaco.

Tudingan itu diucapkan pengamat filsafat politik, Rocky Gerung di acara catatan Demokrasi Kita yang diunggah melalui akun Youtube Indonesia Lawyers Club yang diunggah pada Selasa (19/6/19).

Di dalam sepenggal video itu, Rocky mengkritik argumen yang dibangun oleh kuasa hukum 01, Yusril Ihza Mahendra. Kata Rocky, Yusril Ihza harus mengutip ayat-ayat, tapi juga mengutip filsuf hukum, karena pihak 02 juga mengunakan beberapa ayat alqur’an.

Namun sayangnya, menurut Rocky Gerung, pernyataan Yusril mengenai teori politik dan keadilan ngaco. “John Rawls, tidak menulis buku the theory of justice, tetapi a theory of justice itu memperlihatkan tim akademis 01 ngaco sebenarnya, buku itu maksudnya alternatif terhadap theory’s. Yang saya ragukan, 01 akhirnya terpancing duel teori, soalnya 02 juga menggunakan argumentasi teoritis,” sindir Rocky.

Dilanjutkan Rocky, kalau mengutip John Rawls itu artinya anti terhadap legal formalizm. Justru John Rawls menentang legal formalizm. Mengutip teori dari Cesare Beccaria melakukan reformasi hukum. Jadi progresif. Harusnya itu dilakukan oleh tim hukum 02. “Jadi ngaco 01, salah teori dan akan diperlihatkan ternyata kemampuan ilmu hukumnya terbatas. Itu kritik dari metode dan teori,” ucap Rocky.

Sekalipun begitu, Rocky mengaku senang dengan digelarnya sidang MK lantaran membuka wawasan baru untuk masyarakat. “Banyak orang yang bisa belajar dari sini, filsafat hukum, teori hukum, teori keadilan,” ujarnya

Menurut Rocky, MK memberikan edukasi di bidang itu, itu sangat bagus. Rocky menilai bahwa argumen yang disampaikan Yusril agak kacau dan cenderung baper.

“Soal kekacauan argumentasi 01, agak kacau, bagian dia melayani, kan sebetulnya kontruksinya lawyer dari Jokowi justru yang baper, padahal yang tergugat KPU, tapi kenapa pak Yusril yang baper, agak ngacau kan, kan kubu Pak Jokowi pihak terkait, sebelum kaitannya diperlihatkan sudah terpancing,” ujar Rocky. [mr/tlsr]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...