19 November 2018

Rizal Ramli Tak Perlu Minta Maaf Karena Kritik Impor

KONFRONTASI -  Partai Nasdem mengancam akan melaporkan ekonom senior Rizal Ramli ke polisi jika tidak mencabut pernyataannya dan meminta maaf. Rizal disarankan tidak mengabulkan permintaan Nasdem tersebut.

"Saya kira RR tidak perlu minta maaf. Posisi beliau sama dengan Faisal Basri," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/9).

Dahnil menilai, apa yang disampaikan Rizal pada acara Indonesia Business Forum yang ditayangkan stasiun TV One pada Kamis (6/9) pekan lalu soal kebijakan impor oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebagai kritik. Sama seperti yang disampaikan ekonom Faisal Basri di acara yang sama.

Dalam acara itu, Rizal Ramli mengungkapkan fakta-fakta impor yang berlebihan. Namun Presiden Jokowi tidak berani menegur Menteri Enggar karena takut kepada Ketua Umum Nasdem Surya Paloh meskipun impor yang dilakukannya sudah merugikan petani dan menggerogoti elektabilitas Jokowi di kalangan petani dan petambak garam.

"Saya setuju dengan kritik RR tersebut," kata Dahnil.

Partai Nasdem tidak usah kebakaran jenggot lantaran kadernya di kabinet dikritik. Selain itu Dahnil menyarankan agar Menteri Enggar membuktikan dan menjawab kritikan RR, Faisal Basri dan tokoh lainnya jika merasa kritik tersebut tak sesuai fakta.

"Itu cara dialektika yang benar. Bukan malah menggunakan kekuasaan hukum untuk membungkam kritik," kata Dahnil.

"Lagian, cara menjawab kritik seperti itu justru merugikan pihak yang dikritik sendiri secara politik. Jadi saran saya mari terus kita hidupkan dialektika yang kritis," tukas penulis buku Nalar Politik Rente, Dinasti Rente, dan Akrobat Pembangunan itu.(Juft/rmol)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...