22 July 2018

Polri Usul Kenaikan Anggaran Densus 88

KONFRONTASI -  Polri mengusulkan alokasi pagu definitif Polri Tahun 2011 naik Rp 2 triliun sehingga menjadi Rp 30 triliun. Alokasi ini sudah termasuk tambahan biaya perjalanan dinas Polri Rp 44,8 miliar dan penambahan anggaran Densus 88.

Berdasarkan usulan kebutuhan pada penetapan pagu definitif, Polri mengalokasikan belanja pegawai sebesar Rp 19,11 triliun. Sementara itu, alokasi belanja barang sebesar Rp 6,49 triliun.

\\\"Untuk dukungan operasional Densus 88 sebesar Rp 30 miliar, tambahan anggaran untuk struktur organisasi baru Rp 20 miliar,\\\" terang Asisten Perencanaan Kapolri, Irjen Pol Pujiyanto, dalam Raker dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11\/10\/2010) malam.

Polri juga meminta tambahan anggaran sebesar Rp 737,355 miliar yang khusus untuk belanja barang seperti perlengkapan perorangan (Rp 172,186 miliar); listrik, telepon, gas, dan air (Rp 172,186 miliar); perawatan gedung (Rp 20 miliar); perlengkapan kantor (rp 22,7 miliar); dan BMP (Rp 239,669 miliar).

Polri juga memerlukan tambahan untuk biaya perjalanan dinas pejabat Polri. Selain itu juga ada sedikit tambahan usulan dana untuk keperluan rapat koordinasi. 

\\\"Anggaran untuk biaya perjalanan dinas Rp 44,8 miliar, untuk rapat koordinasi Rp 9 miliar,\\\" jelasnya.

Total kebutuhan yang masuk dalam belanja modal Polri berjumlah Rp 1,262 triliun. Dana sebesar itu digunakan untuk kebutuhan alat utama (alut) dan alat khusus (alsus), Densus 88 Antiteror, untuk alut dan alsus Ditpolair, alut dan alkes Brimob, serta bangunan gedung Densus 88 Polda Metro Jaya.

Raker dipimpin oleh Wakil Komisi III DPR Azis Syamsudin. Raker dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Hingga pukul 21.40 WIB, raker masih berlangsung.

Raker Polri dengan Komisi III DPR ini sedianya juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri. Namun pria yang tidak lama lagi akan habis masa tugasnya ini tanpa alasan yang jelas tidak menghadiri raker tersebut.(KONF/dETIK)

Category: 
Loading...