Perantau Purworejo Mulai dari Jenderal, Profesor sampai Seniman Berkumpul di Kemenko PMK

KONFRONTASI -   Diaspora atau para perantauan suatu daerah asal yang menyebar di luar wilayah asli adalah juga satu saudara nya. Dan ini jika di kelola dengan baik, sungguh-sungguh merupakan modal besar bagi daerah tersebut.

Menindaklanjuti hal tersebut, dengan bertempat di Ruang Heritage, Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia & Kebudayaan Jakarta Pusat, tepat pada pukul 09.00 WIB ( 28/07/201 dihelat forum cair bertajuk” Berbagi Gagasan Untuk Purworejo.”

 Kuota memang terbatas dan via undangan. Sedulur-sedulur Purworejo mulai dari  Mayjend TNI Imam Edy Mulyono, Mayjend TNI ( Purn) Djumadi, Ir Bambang Sutrisno DPR RI, Kol TNI Kuswanto, H Darpoko, H Romadi Abdul Kohar, Drs H Agus Guntur, Dr Rusdinadar Sigit dll nya.

Sangat merata, sedulur Purworejo yang mulai dari Kemenko PMK, Kemendikbud, Kemenhub, UII, UGM, Unika Atmajaya, pengusaha , pekerja industry kreatif & penulis skenario. Langsung di moderatori oleh tuan rumah Prof Dr HR Agus Sartono MBA.

Ide-ide yang bertaburan secara spontan atau memang sudah dikirim ke panitia langsung di godok. Sebelumnya perkenalan singkat terkebih dahulu dari sekitar 80 undangan. Dan komit akan terus diupayakan silaturahim, jejaring-jejaring potensial para Diasporan Purworejo se antero Indonesia & luar untuk bersama-sama guna menjadikan bhumi tercinta Purworejo ini gumregah.

Acara yang berlangsung selama 3,5 jam an ini tampah gayeng. Di sela poto bersama, makan siang pun semangat dari para Diasporan tampak masih berapi-rapi dengan membentuk beberapa kelompok kursi dan membincang satu projek serius serta saling bertukar kontak.

Diasporan yang dating sekitar 70-80 dan nyata kontribusi di berbagai bidang ini komit untuk  ikut sumbangsih kepada Purworejo sesuai bidangnya.” Ya, saya ada mimpi Kabupaten sebagai pusat matematika metris & lomba-lomba nasional” tukas St Ivan Goenawan penemu rumus matematika metris.

“ Purworejo terdiri dari 3 sub bagian. Kita harus hapal dan tahu karakteristiknya. Bersama-sama kita maju pun ringan, walau ada aral.” tambah Mayjend TNI Dr Imam Edy Mulyono” putra Kutoarjo yang menjabat sebagai Koorsahli Panglima TNI.

Rencananya Second  round akan di gulirkan di Kota Jogjakarta. Dan setahap demi setahap, sumbangsih, dedikasi para putra-putri terbaik Purworejo ini akan terus di pantik demi masa depan bhumi tercinta Purworejo yang semakin baik dan progresif pembangunan yang berjatidiri untuk mengejar ketertinggalan dari kota tetangga.(Jft/

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...