21 November 2018

Pemilu 2019, Golkar Pilih Sistem Tertutup

KONFRONTASI - Politisi Golkar Hetifah Sjaifudian menjelaskan partainya berencana mengubah sistem pemilu terbuka menjadi sistem pemilu tertutup. Hal itu sebagaimana tertulis dalam daftar inventaris masalah (DIM) RUU Penyelenggaraan Pemilu yang diajukan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Menurutnya, sistem Pemilu tertutup dipilih karena Golkar melihat sistem terbuka banyak dipenuhi praktik money politic.

“Dengan sistem suara terbuka berdasarkan suara terbanyak, orang berusaha untuk meraih simpati dan salah satu cara tentu saja dengan memberikan uang atau berupa barang untuk membuat masyarakat memilih secara langsung,” ujar anggota Komisi II DPR RI ini di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1).

Berangkat dari politik uang tersebut, lanjutnya, akan membudidayakan tingkat korupsi para politisi yang terpilih.

“Orangnya sudah terpilih menduduki jabatan publik otomatis kalau biaya politik atau biaya kampanye yang dikeluarkan besar akan juga merangsang korupsi, kemudian juga bentuk kompensasi atau kompetisi yang ada di dalam internal pun itu sangat merusak,” jelasnya.[rmol/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...