17 December 2018

Pemerintah Bakal Cicil Utang ke Pertamina Rp20 T Hingga 2019

KONFRONTASI -  PT Pertamina (Persero) menyebut pemerintah akan membayar sisa utang dari subsidi minyak dan gas (migas) sebesar Rp20 triliun, secara bertahap selama dua tahun, yakni pada tahun ini dan tahun depan.

Direktur Keuangan Pertamina, Arief Budiman menjelaskan, kemungkinan besar pemerintah akan membayar 50 persen dari total sisa utang sebesar Rp20 triliun atau Rp10 triliun di tahun ini. 

"Jadi yang subsidi itu, pembayaran akan dicicil tahun 2018 dan 2019," terang Arief, Kamis (18/1).

Kendati demikian, Arief mengaku, jumlah pembayaran tahun ini bisa saja berubah. Hal ini akan bergantung pada kondisi keuangan negara dan persediaan alokasi dana pembayaran utang.


"(Untuk pembayaran utang) Tidak ada perjanjian khusus antara pemerintah dan Pertamina," ungkap Arief.

Sementara itu, Arief mengklaim, pemerintah telah melunasi seluruh utang pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk TNI sekitar Rp8 triliun. 
Lihat juga:Pertamina Targetkan Laba Rp32 Triliun di Tahun Ini

Sebelumnya, VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito sempat menyebut, pihaknya memang membutuhkan dana tersebut untuk pengembangan kilang yang mencapai US$5 miliar-US$6 miliar. 

"Jadi kami memang butuh untuk investasi macam-macam, bayangin saja untuk pengeboran minyak di Blok Mahakam butuh dana US$659 juta," terang Adiatma. 

Berdasarkan pengakuan Menteri Keuangan Sri Mulyani, subsidi migas memang membengkak sejalan dengan meningkatnya ICP. Pasalnya, pemerintah hanya memasang asumsi ICP pada APBNP 2017 sebesar US$48 per barel. (KONF/CNN)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...