21 June 2018

PDIP Akan Umumkan Kriteria Cawapres Jokowi di Penutupan Rakernas

Konfrontasi - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menyampaikan sikap politiknya pada saat penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), di Sanur, Denpasar, Bali, Minggu 25 Februari 2018. 

Adapun sikap politik itu salah satunya mengenai kriteria calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko Widodo pada Pemilu 2019. 

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, meskipun acara pembukaan dan proses sidang tertutup untuk publik, namun semuanya akan terbuka pada saat penutupan. 

‎"‎Terkait capres-cawapres, adalah sebagai satu kesatuan kepemimpinan. Mengenai kriteria atau arah kepemimpinan rakyat akan jadi bagian dari sikap politik itu,” ujar Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers di Denpasar, Bali, Jumat (23/2/2018).

Saat konferensi pers, Hasto didampingi Ketua Steering Commitee Rakernas III PDIP Sukur Nababan, dan Ketua Organizing Commitee Rakernas III I Wayan Koster.‎ 

Sukur Nababan mengungkapkan, rakernas sangat strategis sekali bagi PDIP sebagai ajang konsolidasi internal dalam menghadapi Pilkada serentak 2018 dan sekaligus persiapan Pemilu dan Pilpres 2019. 

Dalam konsolidasi internal, kata dia, PDIP ingin seluruh kader dari DPP hingga anak ranting satu hati, satu pikiran, dan satu langkah menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Karena dengan itu rakernas ini sangat strategis, dalam menentukan langkah-langkah langkah strategis, sehingga ini benar-benar menjadi konsumsi internal,” tuturnya.

Sukur menyampaikan, ada lima strategi PDIP dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019. 

Pertama, strategi memenangkan seluruh agenda politik 2018 dan 2019. Kedua, terkait penugasan seluruh kader dalam hal ini yang akan ditugaskan sebagai calon anggota legislatif. 

Ketiga, bagaimana PDIP menjaga suara dan melakukan advokasi hukum sehingga seluruh kader memahami hal tersebut.

“Keempat, kami sadar bahwa mimpi Bung Karno dengan Trisakti, kemandirian, tentu saja, kita harus capai dengan pola dan program yang berkesinambungan dengan pola pembangunan semesta berencana,” tutur Sukur.

Terakhir, sambut dia, pada tahun politik ini PDIP punya momentum yang strategis, yakni seremoni HUT PDIP dan Bulan Bung Karno. Kegiatan tersebut akan digelar akhir bulan Juni nanti.

“Itu lima materi yang kami bahas di rakernas yang tentu menjadi konsumsi internal dalam rangka menyatukan hati dan pikiran dan langkah untuk menghadapi agenda politik di 2018 dan di 2019,” ungkapnya. 

Sementara itu, Wayan Koster mengungkapkan, total peserta yang ikut rakernas sebanyak 1.397 orag. Koster yang merupakan calon gubernur Bali yang diusung PDIP ini mengungkapkan, pihaknya sebagai tuan rumah sudah mempersiapkan acara ini secara matang akar pelaksanaan rakernas berjalan lancar. (sndo/mg)

Category: 
Loading...